Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun Kesehatan
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Ketahui Bahaya Kekurangan Cairan, Ganggu Kinerja Otak, Bahkan Pengentalan Darah

Setiap orang harus menjaga daya tahan tubuhnya agar tetap sehat. Bukan hanya andalkan vitamin dan suplemen, perhatikan asupan cairan.

Ketahui Bahaya Kekurangan Cairan, Ganggu Kinerja Otak, Bahkan Pengentalan Darah
Freepik
8 Tanda Anda Terlalu Banyak Minum Air Putih 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Aisyah Nursyamsi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Selama pandemi Covid-19, setiap orang harus menjaga daya tahan tubuhna agar tetap sehat.

Tidak hanya mengonsumsi vitamin dan suplemen, tubuh juga perlu mendapatkan asupan cairan yang cukup pada tubuh. 

Hal ini diungkapkan oleh dr Shinta dalam siaran kanal YouTube Sonora FM. Menurutnya mengonsumsi yang bukan bahan dasar makanan alami seperti vitamin dan suplemen diharuskan untuk mengonsumsi air.

"Kalau dosis vitamin C-nya tinggi, sesuai kebutuhan tidak minum air putih dengan baik maka mengalami gangguan kesehatan risiko akan naik. Seperti batu ginjal dan asam lambung. Cairan dan minum itu juga salah satu banyak faktor membuat daya tubuh terjaga," ungkapnya pada kanal YouTube Sonora FM dikutip Tribunnews, Selasa (22/6/2021). 

Baca juga: Ingin Minum Obat Pereda Nyeri Pasca Vaksin Covid-19? Begini Kata Komnas KIPI

Cairan yang didapatkan dari minuman dan maknan berfungsi mengatur sistim tubuh agar dapat berjalan secara baik.

Begitu pula imun pada tubuh yang membutuhkan cairan agar berfungsi optimal. 

Menurut dr Santi, jika tubuh kekurangan cairan, maka akan membuat metabolisme tubuh kacau. Misalnya, saat darah kekurangan cairan, maka akan terjadi pengentalan darah

Selain itu, kekurangan cairan dapat menganggu kinerja otak. Seperti cara berpikir yang melambat dan menurunnya daya mengingat memori sifat jangka pendek.

Selain itu, seseorang yang mengalami kekurangan cairan akan sulit melakukan tindakan yang membutuhkan konsentrasi.

Tidak hanya sampai di sana, menurut pemaparan dr Santi, kekurangan cairan cenderung membuat seseorang menjadi cepat lelah.

Kemampuan kapasitas fisik pun mengalami penurunan. Begitu pula pada organ tubuh seperti hidung mata, dan sebagainya. 

"Jadi jagalah cairan agar tubuh terhidrasi dengan baik. Kebutuhan cairan harus dipenuhi dengan benar. Tubuh kita 60% air. Jadi membutuhkan air berfungsi dengan baik. Bahkan tulang aja 33% itu air," katanya lagi. 

Penulis: Aisyah Nursyamsi
Editor: Willem Jonata
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas