Apakah Konsumsi Suplemen Vitamin C dan D Bisa Lawan Covid-19 ? Ini Penjelasan Dokter
Simak penjelasan dokter speasialis gizi soal konsumsi suplemen vitamin C dan D, apakah bisa melawan Covid-19.
Penulis:
Shella Latifa A
Editor:
Sri Juliati
Ia pun membeberkan kandungan vitamin dan mineral yang perlu dikonsumsi setiap harinya.
"Vitamin A, D, E, C, B16, B12, asam folat, seng, zat besi, tembaga, magnesium, selenium dan lainnya," kata Amelya.
Baca juga: 7 Makanan yang Kaya Vitamin dan Gizi, Baik Bagi Kesehatan Tubuh Selama Pandemi Covid-19
Selain vitamin C dan D, mineral seng juga terbukti bermanfaat melawan virus Covid-19.
Untuk mengonsumsinya, seseorang harus memperhatikan Angka Kecukupan Gizi (AKG).
"Berdasarkan AKG, kebutuhan vitamin C seseorang adalah sebesar 75-90mg/hari."
"Vitamin D sebesar 15-20mcg per hari dan seng 8-11mg per hari," paparnya.
Baca juga: Kemenkes-GAIN Kolaborasi Tingkatkan Status Gizi Masyarakat Indonesia
Lanjutnya, vitamin C ini banyak ditemukan di buah-buahan, seperti kiwi, jambu biji, hingga jeruk.
"Setiap 100 gram buah kiwi mengandung 92,7 mg vitamin C, setiap 100 gr jambu biji mengandung 87 mg vitamin C."
"Setiap 100 gram jeruk mengandung 49 mg vitamin C," tutur ahli gizi dari Universitas Sebelas Maret (UNS) itu.
Amelya pun juga menjelaskan beberapa makanan yang mengandung vitamin D.
"Vitamin D banyak terdapat pada ikan kembung, ikan salmon, kuning telur dan ikan sarden," kata Amelya.
Baca juga: Selain Mual, Ini Efek Minum Vitamin C Dosis Tinggi Sembarangan
Dikatakannya, setiap 100 gram ikan kembung mengandung 16,8 mcg vitamin D.
Lalu, untuk ikan salmon mengandung 13,7 mcg vitamin setiap 100 gramnya.
Sementara, jenis makanan yang mengandung mineral seng, bisa ditemukan pada tiram, daging sapi, kepiting, dan hati ayam.
"Setiap 100 gram daging sapi mengandung 5,2 mg seng,"
"Dan setiap 100 gram hati ayam mengandung 3,95 mg seng," ucapnya.
(Tribunnews.com/Shella Latifa)
Baca tanpa iklan