Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
Tribun Kesehatan

Apa itu Pneumonia? Ini Gejala, Penyebab dan Cara Pencegahannya

Berikut ini penjelasan mengenai gejala, resiko dan penyebab penyakit Pneumonia, segera lakukan pencegahan berikut ini saat merasakan gejalanya.

Penulis: Oktaviani Wahyu Widayanti
Editor: Arif Fajar Nasucha
zoom-in Apa itu Pneumonia? Ini Gejala, Penyebab dan Cara Pencegahannya
Kompasiana.com
Ilustrasi Pneumonia - Berikut ini penjelasan mengenai gejala, resiko dan penyebab penyakit Pneumonia, segera lakukan pencegahan berikut ini saat merasakan gejalanya. 

TRIBUNNEWS.COM - Pneumonia adalah penyakit infeksi paru-paru yang membuat kantung udara terisi nanah atau cairan penyebab peradangan.

Pneumonia biasanya disebabkan karena adanya bakteri, virus maupun jamur dalam tubuh.

Penumonia biasanya akan mengakibatkan penderitanya batuk-batuk berdahak, demam, menggigil, hingga kesulitan bernapas.

Dikutip dari mayoclinic.org dan webmd.com, Pneumonia dapat mengancam atau lebih beresiko pada bayi, anak kecil, dan juga lansia, karena kesehatan atau sistem kekebalan tubuh yang tidak begitu kuat.

Baca juga: Mengenal Infeksi Liver atau Penyakit Hati: Gejala, Penyebab, Faktor Risiko, dan Cara Mencegahnya

Gejala Pneumonia

Tanda dan gejala pneumonia bervariasi dari ringan hingga berat, tergantung pada faktor-faktor seperti jenis kuman yang menyebabkan infeksi, usia, dan kesehatan Anda secara keseluruhan, misalnya:

- Nyeri dada saat bernapas atau batuk

Berita Rekomendasi

- Kebingungan atau perubahan kesadaran mental (pada orang dewasa berusia 65 tahun ke atas)

- Batuk, yang dapat menghasilkan dahak

- Kelelahan

- Demam, berkeringat dan menggigil kedinginan

- Suhu tubuh lebih rendah dari normal (pada orang dewasa yang berusia lebih dari 65 tahun dan orang dengan sistem kekebalan yang lemah)


- Mual, muntah atau diare

- Sesak napas

Baca juga: WHO: Belum Jelas Apakah Omicron Sebabkan Penyakit yang Lebih Parah

Penyebab Pneumonia

1. Bakteri

Penyebab paling umum pneumonia adlaah bakteri Streptococcus pneumoniae. 

2. Organisme mirip bakteri

Mycoplasma pneumoniae juga dapat menyebabkan pneumonia, ini biasanya menghasilkan gejala yang lebih ringan daripada jenis pneumonia lainnya.

3. Jamur

Jamur pada tanah atau kotoran burung dapat membahayakan terutama pada orang yang memiliki masalah kesehatan kronis atau sistem kekebalan yang lemah.

4. Virus termasuk Covid-19 dan sejenisnya

Beberapa virus yang menyebabkan pilek dan flu dapat menyebabkan pneumonia, tetapi dalam beberapa kasus, virus juga menyebabkan gejala atau resiko serius.

Baca juga: Mengenal Pneumonia: Berikut Penyebab, Faktor Risiko, Cara Mengobati, dan Pencegahannya

Orang yang Beresiko Terjangkit Pneumonia

Pneumonia bisa menyerang siapa saja, terutama pada dua kelompok usia dan kondisi berikut ini:

> Anak-anak yang berusia 2 tahun atau lebih muda

> Orang yang berusia 65 tahun ke atas

> Sedang dirawat di rumah sakit, terutama jika pasien menggunakan mesin yang membantu Anda bernapas (ventilator).

> Penyakit kronis, seperti menderita asma, penyakit paru obstruktif kronik ( PPOK ) atau penyakit jantung.

> Perokok, karena merokok merusak pertahanan alami tubuh terhadap bakteri dan virus penyebab penyakit pneumonia.

> Sistem kekebalan tubuh yang melemah atau tertekan, misalnya orang yang menderita HIV / AIDS atau pernah menjalani transplantasi organ, atau yang menerima kemoterapi atau steroid jangka panjang.

Baca juga: 8 Manfaat Cokelat Hitam untuk Kesehatan: Tingkatkan Kesehatan Jantung hingga Cegah Diabetes

Cara Pencegahan Penyakit Pneumonia

a. Dapatkan vaksinasi

Vaksin tersedia untuk mencegah beberapa jenis pneumonia dan flu.

b. Praktekkan hidup sehat dan bersih

Untuk melindungi diri dari infeksi saluran pernapasan yang terkadang menyebabkan pneumonia, cuci tangan secara teratur atau gunakan pembersih tangan berbahan dasar alkohol.

c. Jangan merokok

Merokok merusak pertahanan alami paru-paru Anda terhadap infeksi pernapasan.

d. Jaga agar sistem kekebalan tubuh Anda kuat

Tidur yang cukup, olahraga teratur dan makan makanan yang sehat.

(Tribunnews.com/Oktavia WW)

Berita lain terkait Tips Kesehatan

Sumber: TribunSolo.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
© 2024 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas