Vaksin ACAM2000 'Monkeypox' Disebut Bahaya untuk Ibu Hamil hingga Penderita Penyakit Jantung
CDC AS menyebutkan sejumlah kelompok orang yang tidak diizinkan untuk menerima vaksin ACAM2000.
Penulis: Fitri Wulandari
Editor: Anita K Wardhani
Begitu pula orang dengan kondisi kulit seperti eksim atau dermatitis atopik, turut berisiko menyebarkan virus pada kulit mereka sendiri.
"Dan kondisi ini dapat berubah menjadi infeksi yang mengancam jiwa," jelas Slifka.
Sementara itu vaksin lainnya yang juga dimiliki AS untuk menangani Monkeypox, yakni Jynneos, diklaim tidak terkait dengan risiko yang sama dengan ACAM2000, karena menggunakan jenis virus yang tidak lagi dapat bereplikasi pada manusia.
"Itu juga diberikan menggunakan jarum suntik normal layaknya suntikan umum lainnya, seperti vaksin flu," papar Slifka.
Menurut Ahli Penyakit Menular dan Vaksin di Baylor College of Medicine di Texas, Dr. Peter Hotez, mengingat potensi efek samping ACAM2000, vaksin tersebut kemungkinan hanya akan digunakan secara luas dalam konteks epidemi cacar besar saja, karena virus yang hidup dalam vaksin itu sangat mematikan.
Terkait wabah Monkeypox baru-baru ini, penyakit ini merupakan virus yang memiliki gejala jauh lebih ringan dan tidak ada catatan kematian yang dilaporkan dalam kasus yang terjadi sejauh ini di Eropa dan Amerika Utara.
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.