Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Kesehatan
LIVE ●

Kenali Cara Deteksi Dini Penyakit Tumor dan Kanker Lewat Slogan 'WASPADA', Simak Penjelasan Dokter

Melalui slogan WASPADA kaum wanita dapat melakukan deteksi dini mengenai kemunculan kanker, bahkan secara jangka panjang dapat terbebas dari kanker.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Kenali Cara Deteksi Dini Penyakit Tumor dan Kanker Lewat Slogan 'WASPADA', Simak Penjelasan Dokter
Shutterstock
Ilustrasi kanker pada wanita. Melalui slogan WASPADA kaum wanita dapat melakukan deteksi dini mengenai kemunculan kanker, bahkan secara jangka panjang dapat terbebas dari kanker. 

Sebaliknya, tumor dapat dikatakan ganas jika tumbuh cepat, berakar sehingga sulit digerakan, konsistensi padat dan keras, dapat menyebar, hingga berpotensi mengakibatkan kematian.

dr John Pieter menuturkan, umumnya, bagian tubuh yang sering terkena kanker antara lain, leher rahim, payudara, paru, hati, darah, kulit, hidung, dan usus besar.

Salah satunya yang perlu diwaspadai adalah kanker pada payudara.

Kanker payudara (Carcinoma Mammae) menjadi 'momok' yang sering terjadi pada wanita. Penyakit ini jarang menimpa pria.

Bila ada perubahan bentuk atau ada rasa sakit pada bagian sekitar, kondisi tersebut perlu diwaspadai.

Deteksi dini penting dilakukan. Tak hanya berpatokan pada kanker payudara saja, melainkan jenis kanker lainnya yang berpotensi timbul dalam tubuh.

"Diagnosis kanker dapat berupa tindakan anamnesis, pemeriksaan fisis, mammografi, dan USG. Secara lebih lanjut, terapi pengobatan penyakit ini meliputi, tindakan operasi, penyinaran, kemoterapi, hormonal terapi, dan immuno terapi."

Rekomendasi Untuk Anda

Pada stadium dini (kuratif), tindakan pengobatan dapat dilakukan melalui BCT, MRM dengan adjuvant kemoterapi, radioterapi, hormonal terapi.

Sedangkan pada stadium lanjut (paliatif), tindakan pengobatan yang utama adalah hormonal terapi dengan tambahan radioterapi atau kemoterapi, serta operasi.

"Pentingnya deteksi dini karena prognosis untuk kemungkinan hidup berkisar 5 tahun. Stadium 1 berkisar 90-95 persen, stadium 2 berkisar 70-75%, dan stadium 3 & 4 berkisar 10-25%," kata dr John Pieter.

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas