Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Kesehatan
LIVE ●

Baby Blues dan Depresi Pasca Melahirkan, Ini Gejala dan Perbedaannya

Ibu yang baru melahirkan mungkin akan merasa sedih dan murung. Kondisi itu disebut baby blues. Kondisi lebih parah disebut depresi pasca persalinan

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Tiara Shelavie
Editor: Arif Fajar Nasucha
zoom-in Baby Blues dan Depresi Pasca Melahirkan, Ini Gejala dan Perbedaannya
Freepik
Ilustrasi baby blues. Ibu yang baru melahirkan mungkin akan merasa sedih dan murung. Kondisi itu disebut baby blues. Kondisi lebih parah disebut depresi pasca persalinan 

- Terima bantuan ketika orang menawarkannya.

- Santai. Jangan khawatir tentang tugas. Fokus saja pada Anda dan bayi Anda.

Cara Mengobati Depresi Pasca Melahirkan

Anda mungkin tidak ingin memberi tahu siapa pun bahwa Anda merasa tertekan setelah kelahiran bayi Anda.

Tetapi perawatan dapat membantu Anda merasa menjadi diri sendiri lagi, jadi penting untuk segera mencari bantuan.

Jika Anda memiliki gejala depresi pascapersalinan atau jika baby blues tidak mereda setelah 2 minggu, segera hubungi dokter.

Jangan menunggu pemeriksaan 6 minggu pertama.

Rekomendasi Untuk Anda

Dokter mungkin meresepkan brexanolone (Zulresso), versi sintetik baru dari hormon allopregnanolone, yang terbukti efektif dalam meredakan gejala depresi pascamelahirkan.

Dokter mungkin juga menyarankan konseling atau antidepresan untuk mengobati gejala.

(Tribunnews.com, Tiara Shelavie)

Halaman 3/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas