Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Kesehatan
LIVE ●

Hasil Studi Ungkap Penggunaan Layanan Kesehatan Sangat Rendah di Kalangan Lansia

Masih banyak lansia di Indonesia yang membutuhkan perawatan, justru tidak lagi menggunakan layanan kesehatan.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Hasil Studi Ungkap Penggunaan Layanan Kesehatan Sangat Rendah di Kalangan Lansia
ist
ilustrasi lansia 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Aisyah Nursyamsi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA- Masih banyak orang lanjut usia (lansia) di Indonesia yang membutuhkan perawatan, justru tidak lagi menggunakan layanan kesehatan.

Seringkali lansia menemui dokter ketika mereka pertama kali mengalami sakit. Ketika gejala terus berlanjut, biasanya lansia justru akan meninggalkan layanan kesehatan.

Situasi ini merupakan temuan dari studi komparatif tentang perawatan lansia di Indonesia telah dilakukan sejak tahun 2019.

Baca juga: Sudah Lansia, Jalan Pakai Tongkat, Jaja Miharja Ogah Pensiun dari Dunia Hiburan

Kerjasama antara Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya Jakarta dan University of Southampton (UK), bersama dengan Loughborough University (UK) dan Oxford University (UK).

Studi komparatif berbentuk penelitian etnografi ini dilakukan di lima lokasi di Indonesia (DKI Jakarta, Sumatera Barat, DI Yogyakarta, Jawa Timur, dan Nusa Tenggara Timur).

"Ini mengkhawatirkan. Dengan kurangnya perhatian secara medis, berarti gejala nyeri tidak terkelola. Sehingga penurunan lanjutan pada kesehatan serta kondisi fungsional tidak dapat dicegah,"ungkap Elisabeth Schroeder-Butterfill pada keterangannya, Sabtu (7/1/2023).

Rekomendasi Untuk Anda

Dalam studi tersebut ditemuka tiga alasan kenapa lansia yang membutuhkan perawatan, justru tidak lagi menggunakan layanan kesehatan.

Pertama, keluarga mengkhawatirkan biaya perawatan medis.

Tidak semua keluarga memiliki akses ke BPJS atau KIS.

Bahkan meski ditanggung BPJS atau KIS, mereka tetap mengkhawatirkan biaya tambahan untuk mengakses layanan kesehatan.

Atau untuk membayar obat-obatan, atau alat bantu kesehatan.

Banyak keluarga yang mengesampingkan penggunaan BPJS.

Karena waktu tunggu yang lama dalam kondisi ramai, petugas yang tidak ramah dan tidak sempat menjawab pertanyaan, serta pelayanan yang kurang baik.

Baca juga: Menkes Ingatkan Lansia Konsumsi Nutrisi Sehat Tingkatkan Kalsium Agar Cegah Osteoporosis

Mereka akhirnya mengandalkan obat bebas (over-the-counter medication).

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas