Serupa Tapi Tak Sama, Ini Perbedaan Baby Blues dengan Postpartum Depression
Kehadiran anak mendorong sebagian ibu mengalami perubahan emosional. Perubahan ini bisa memunculkan baby blues dan postpartum depression.
Penulis:
Aisyah Nursyamsi
Editor:
Willem Jonata
Durasinya bisa terjadi hingga sebulan ke atas.
Perasaan sedih yang dialami ibu dalam kasus postpartum depression berbeda dengan baby blues.
Baby blues rasa sedih masih Isa diatasi, sedangkan postpartum depression sulit.
Muncul rasa putus asa yang luar biasa. Kerap kali ibu terus menangisi hal yang membingungkan.
"Ibu sendiri bingung dengan perasaan tidak punya harapan, putus asa, tidak berguna, merasakan tidak ada harga dirinya," papar Nuran.
Selain itu ibu merasa takut tidak mampu menjadi seorang ibu yang baik.
Timbul kecemasan yang berlebihan, bahkan serangan panik.
Postpartum depression juga berdampak pada pola makan ibu.
Bisa jadi diperlihatkan dengan makan yang berlebihan dan tidak terkontrol.
Selain mengalami masalah tidur, ibu yang alami postpartum justru tidak mau bangun dan terus tidur.
"Rasanya tidak ingin memegang anak. Bahkan terjadi tidak ingin menyentuh, membantu tumbuh kembang anak, tidak ingin mengurus, merawat, kalau perlu tolong dibawa pergi saja," tuturnya.
Tanda yang paling menonjol adah rasa lelah yang luar biasa.
Hingga seringkali membuat ibu memiliki kecenderungan tidankan bunuh diri.
"Memiliki keinginan menyakiti diri sendiri dan bahkan ingin menyakiti atau membunuh anak sendiri," tutup Nuran.
Baca tanpa iklan