Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Kesehatan
LIVE ●

Kementerian Kesehatan Ingatkan Waspada DBD, Penyebab Kematian Tertinggi ke-6 pada Anak

Kementerian Kesehatan (Kemenkes RI) melaporkan hingga minggu ke-33 ini terdapat 57.884 kasus dengue/DBD atau 21,06 kasus per 100.000 penduduk.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Wahyu Aji
zoom-in Kementerian Kesehatan Ingatkan Waspada DBD, Penyebab Kematian Tertinggi ke-6 pada Anak
Istimewa
Acara bertajuk Langkah Bersama Cegah DBD dengan #Ayo3mplusVaksinDBD bersama Kader Jumantik di JCC, Jakarta, Sabtu (11/11/2023). 

Spesialis Anak IDAI Jakarta Selatan, dr. Attila Dewanti, Sp.A (K), vaksinasi DBD direkomendasikan oleh asosiasi medis dalam mencegah DBD.

“Organisasi medis di Indonesia, seperti IDAI dan PAPDI merekomendasikan pemberian vaksin dengue untuk masing-masing anak-anak dan orang dewasa dengan rentang umur 6 sampai 45 tahun dengan anjuran dokter,” jelas dr. Atilla.

Presiden Direktur, PT Takeda Inovative Medicines Andreas Gutknecht, mengapresiasi pemerintah Indonesia, khususnya Kementerian Kesehatan atas beragam upaya penanggulangan dengue yang tertuang dalam Strategi Nasional Penanggulangan Dengue 2021 – 2025.

Baca juga: Usia Produktif Riskan Kena DBD Berulang, Dokter Anjurkan Vaksinasi

“Takeda berkomitmen lebih dari sekadar menyediakan vaksin untuk mencegah DBD, kami juga terus berkomitmen melalui kemitraan publik dan privat yang kuat, seperti edukasi Kader Jumantik saat ini. Lebih lanjut, kami juga menjadi salah satu anggota pendiri KOBAR (Koalisi Bersama) Lawan Dengue sebagai inovator, serta implementasi kampanye masyarakat #Ayo3mplusVaksinDBD yang berkolaborasi dengan Kementerian Kesehatan dalam rangka menyukseskan Nol Kematian Akibat Dengue pada tahun 2030,” ujar Andreas.

Rekomendasi Untuk Anda
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas