Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Kesehatan
LIVE ●

Obati Kanker Tanpa Kemoterapi Bisa Sembuh, Begini Caranya

Seiring perkembangan teknologi mulai ditemukan terapi kanker darah dengan efek samping yang bisa ditoleransi.

Tayang:
Baca & Ambil Poin

Menurut Dr Lee, sebagian besar pengobatan jenis ini juga relatif lebih aman, dapat ditoleransi pada pasien-pasien usia lanjut.

Apalagi proses tahapan pemberiannya pun semakin awal, tidak lagi sebatas untuk pasien yang mengalami kekambuhan.

"Terapi agen tertarget tersebut biasanya diberikan pada pasien-pasien yang relaps atau sakit berulang tetapi saat ini sudah bisa diberikan pada pasien yang positif terdeteksi kanker darah dengan tahap pemberian lebih awal,” tuturnya.

Secara umum kanker darah merupakan jenis kanker yang disebabkan oleh mutasi DNA sel darah, sehingga sel-sel darah diproduksi dan berfungsi tidak normal.

Baca juga: Kondisi Kesehatan Membaik usai Jalani Kemoterapi, Nunung Bersyukur: Rambut Mulai Tumbuh

Ada tiga jenis utama kanker darah yakni leukemia, limfoma, dan mieloma, di mana masing-masing memiliki karakteristik dan pengobatan yang berbeda.

Dr Lee Yuh Shan menjelaskan, Leukemia merupakan kanker yang menyerang sel darah putih dan sumsum tulang, di mana sel darah putih diproduksi berlebih namun tidak berfungsi normal.

Limfoma merupakan jenis kanker yang menyerang sistem limfatik sehingga mengakibatkan pembengkakan kelenjar getah bening.

Rekomendasi Untuk Anda

Sedangkan Mieloma terjadi karena pertumbuhan tidak terkendali dari sel-sel plasma.

"Kanker darah ini memiliki perbedaan dibandingkan dengan kanker lainnya seperti kanker paru-paru atau kanker payudara yang proses diagnosisnya didasarkan pada pemeriksaan foto rontgen atau CT Scan," ungkap dr Lee.

Baca juga: Vidi Aldiano Akui Menggigil, Badan Ngilu Usai Kemoterapi, Suami Sheila Dara Tetap Aktif

Sejauh ini diagnosis kanker darah menggunakan sampel cairan seperti sampel darah dan cairan sumsum tulang sehingga membutuhkan pemeriksaan yang lebih mendalam dan spesifik untuk masing-masing jenis kanker.

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas