Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Kesehatan
LIVE ●

Hari Penyakit Chagas Sedunia, Ketahui Apa Saja Bahaya dan Cara Penularannya

Penyakit infeksi menular ini diketahui disebabkan oleh parasit Trypanosoma cruzi. Bisa akibatkan komplikasi jantung.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Aisyah Nursyamsi
Editor: Willem Jonata
zoom-in Hari Penyakit Chagas Sedunia, Ketahui Apa Saja Bahaya dan Cara Penularannya
Dokumentasi Pribadi
Epidemiolog Universitas Griffith Australia Dicky Budiman 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Aisyah Nursyamsi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Setiap 14 April diperingati Hari Penyakit Chagas Sedunia untuk meningkatkan kesadaran global terhadap penyakit Chagas.

Penyakit infeksi menular ini diketahui disebabkan oleh parasit Trypanosoma cruzi

Peringatan ini penting karena penyakit ini bisa menyebabkan komplikasi jantung. 

Menurut Epidemiolog dan PhD Global Health Security, Dr. Dicky Budiman, penyakit Chagas ditularkan oleh serangga yang dikenal sebagai kissing bug atau Triatoma.

"Penularan terjadi ketika serangga menggigit dan meninggalkan kotorannya di kulit, lalu tanpa sadar seseorang menggaruknya dan parasit masuk ke dalam tubuh," ungkap Dicky dalam keterangan resmi yang diterima Tribunnews, Senin (14/5/2025). 

Baca juga: Ramai Pesan WhatsApp tentang DBD Shock, Epidemiolog Dicky Budiman Buka Suara 

Sayangnya, penyakit ini masuk dalam kategori neglected tropical diseases (NTDs) atau penyakit tropis terabaikan.

Rekomendasi Untuk Anda

Hal ini dikarenakan Chagas sering luput dari perhatian. Padahal penyakit ini berdampak besar di banyak negara berkembang, terutama di Amerika Latin.

Menurut Dicky, Chagas bisa menyebabkan dua fase penyakit

Pertama, fase akut. Biasanya muncul 1-2 minggu setelah infeksi. Tapi gejala yang ditimbulkan ringan seperti demam, kelelahan, dan pembengkakan di area gigitan. 

Saking ringannya, Chagas sering kali tidak terdeteksi.

Kedua, fase kronis. Pada tahap ini, Chagas  sangat berbahaya.

"Sekitar 30 persen penderita akan mengalami komplikasi serius dalam jangka panjang, terutama pada jantung dan sistem pencernaan," jelasnya. 

Pada fase kronis, parasit dapat menyerang otot jantung dan menyebabkan kardiomiopati, yang ditandai dengan:

- Jantung membesar,

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas