Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Kesehatan
LIVE ●

Waspada Dengue Shock Syndrome saat Anak DBD, Berikut Saran Mencegahnya dari Dokter

Kondisinya ditandai dengan gangguan sirkulasi dan penurunan tekanan darah drastis bahkan bisa berujung fatal.

Tayang:
Diperbarui:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Waspada Dengue Shock Syndrome saat Anak DBD, Berikut Saran Mencegahnya dari Dokter
Shutterstock
Ilustrasi bahaya Demam Berdarah Dengue (DBD) 

Mengutip data Kemenkes RI, kasus kematian akibat dengue dalam tujuh tahun terakhir tertinggi terjadi pada anak-anak dan remaja usia 5-14 tahun. 

Ditambahkan Presiden Direktur PT Takeda Innovative Medicines Andreas Gutknecht, setiap tahun, ribuan keluarga di Indonesia harus menghadapi kondisi dengue, dan yang paling berat adalah ketika anak-anak menjadi korbannya.

Pihaknya bersama pemerintah, tenaga kesehatan, akademisi, sektor swasta, media, dan masyarakat—untuk mewujudkan tujuan bersama: Nol Kematian Akibat Dengue pada tahun 2030.

DBD bukan penyakit musiman, virusnya ada sepanjang tahun dan bisa menyerang siapa saja, di mana saja, tanpa memandang usia atau gaya hidupnya.

Bahkan, seseorang bisa terinfeksi dengue lebih dari satu kali karena virus dengue memiliki empat serotipe berbeda (DENV-1, DENV-2, DENV-3, dan DENV-4).

 

Rekomendasi Untuk Anda
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas