Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Kesehatan
LIVE ●

Nutrisi Bisa Tingkatkan Performa Berolahraga, Apa Saja yang Harus Diperhatikan?

Memahami nutrisi bukan hanya berkaitan pola makan sehat saja tetapi sebagai upaya untuk meningkatkan performa.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Nutrisi Bisa Tingkatkan Performa Berolahraga, Apa Saja yang Harus Diperhatikan?
Shutterstock
BUTUH NUTRISI - Ilustrasi aktivitas olahraga. Kegiatan fisik ini membutuhkan asupan nutrisi yang tepat untuk meningkatkan peforma. 

Memahami nutrisi bukan hanya berkaitan pola makan sehat saja tetapi sebagai upaya untuk meningkatkan performa.

“Sudah menyusun rencana latihan yang terstruktur, tetapi tanpa strategi nutrisi hasilnya mungkin tidak maksimal. Bayangkan tubuh sebagai mesin mobil berperforma tinggi. Tanpa bahan bakar yang tepat, mesin tersebut tidak akan melaju jauh atau cepat,” kata Director, Sports Performance, Nutrition and Education Herbalife, Krissy Lines ditulis di Jakarta, Selasa (12/8/2025).

Apa Saja Nutrisi yang Dibutuhkan?

1.       Karbohidrat

Sumber energi utama tubuh untuk ketahanan. Mengonsumsi karbohidrat yang mudah dicerna 30–45 menit sebelum latihan membantu menjaga energi tanpa risiko gangguan pencernaan.

Kebutuhan pelatihan umum berkisar antara 5,5–7g per kg berat badan, sedangkan ketahanan atlet mungkin memerlukan 7–10g/kg, bahkan lebih tinggi untuk acara ultra-ketahanan.

2.       Protein

Rekomendasi Untuk Anda

Protein penting untuk pemulihan otot, perbaikan, dan performa yang berkelanjutan. Ketahanan atlet harus menargetkan 1–1,3g/kg berat badan, dan mereka yang terlibat dalam latihan kekuatan atau intensitas tinggi mungkin memerlukan hingga 2g/kg.

3.       Lemak

Lemak menyediakan energi tahan lama dan mendukung fungsi sel. Lemak harus menyumbang 25–30 persen dari asupan kalori harian.

Sumbernya seperti alpukat, kacang-kacangan, biji-bijian, ikan berlemak, dan minyak seperti wijen atau zaitun, yang merupakan makanan pokok dalam banyak pola makan Asia.

Lemak sebaiknya dikonsumsi sepanjang hari atau setelah latihan untuk menghindari pencernaan yang lambat selama latihan.

Waktu Konsumsi

Sebelum latihan: 30–45 menit sebelumnya konsumsi karbohidrat, rendah serat untuk memudahkan pencernaan. Pastikan juga untuk minum banyak cairan sebelum latihan. Bisa ditambahkan elektrolit, terutama di iklim Asia yang panas dan lembab, dapat membantu mencegah kelelahan dini.

Setelah latihan: Dalam waktu 30 hingga 60 menit setelah latihan, konsumsi 20–40g protein, baik dari shake, tahu, daging tanpa lemak, atau telur dengan pilihan sumber karbohidrat (buah, nasi, kentang, atau mi). Ini membantu memperbaiki otot dan mengoptimalkan pemulihan.

Halaman 2/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas