Lari Bisa Tambah Harapan Hidup 7 Tahun, Ini Penjelasan Dokter
Banyak orang mengira umur panjang hanya ditentukan oleh faktor genetik. Padahal, ada cara sederhana yang bisa dilakukan siapa saja, yaitu lari.
Penulis:
Aisyah Nursyamsi
Editor:
Anita K Wardhani
TRIBUN JATENG/TRIBUN JATENG/HERMAWAN HANDAKA
Ketika obat Covid-19 belum ditemukan, maka langkah yang bisa kita lakukan adalah menghindari penularan dan meningkatkan daya tahan tubuh. Selain mengonsumsi makanan yang bergizi, kita juga perlu berolahraga teratur agar pertahanan tubuh semakin kokoh. Ketika kita berolahra sebatas jalan kaki, penggunaan masker diperbolehkan, akan tetapi jika olahraga yang intensitasnya sudah sedang menuju berat, seperti jogging apalagi lari, sebaiknya tidak pakai masker dikarenakan jogging atau lari sambil memakai masker berisiko menyebabkan terjadinya pneumothorax atau kolaps paru. Sehingga untuk kedua olahraga tersebut, kita paling baik melakukannya di rumah menggunakan treadmill dan tanpa masker, selama pandemi. TRIBUN JATENG/Hermawan Handaka
Namun, perlu diingat bahwa lari juga memiliki risiko cedera, terutama di lutut dan pergelangan kaki.
Karena itu, persiapan tubuh sangat penting. Mulailah dengan intensitas rendah, lakukan pemanasan, gunakan sepatu yang tepat, dan tingkatkan durasi secara bertahap.
Kesimpulannya, lari bukan sekadar aktivitas fisik biasa.
Ia adalah investasi kesehatan jangka panjang.
Dengan komitmen sederhana berlari beberapa kali seminggu, kita bisa menuai bonus hidup lebih lama, tubuh lebih bugar, dan mental lebih sehat.
Berita Populer
Berita Terkini
Baca tanpa iklan