Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun Kesehatan
LIVE ●

Bulan Madu Berujung Maut di Solok, Kenali Gejala dan Risiko Karbon Monoksida dari Water Heater

Suami dan istri mengalami insiden memilukan saat tengah berbulan madu di Glamping Nagari. Pasangan ini diduga keracunan gas karbon monoksida.

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Wahyu Aji
zoom-in Bulan Madu Berujung Maut di Solok, Kenali Gejala dan Risiko Karbon Monoksida dari Water Heater
Polres Solok
HONEYMOON MAUT - Lokasi pengantin baru bernama Cindy Desta Nanda (28) tewas Kamis(9/10/2025)saat berbulan madu atau honeymoon bersama suaminya yang baru dinikahi empat hari. Keduanya bulan madu di sebuah resor mewah di Lakeside Alahan Panjang Solok, Sumatera Barat. 

Merujuk laman CDC Amerika Serikat, pada keadaan tertentu orang dapat saja meninggal akibat keracunan CO bahkan sebelum gejala timbul.

Namun perlu diingat tidak semua keracunan CO menimbulkan kematian, tergantung dari berapa besar dosis yang terhirup dan juga apakah segera bisa menghindar dari daerah yang ada paparan gas CO nya. 

Gejala yang ada dapat berupa sakit kepala, pusing, lemas, perut tidak enak (upset stomach), muntah dan nyeri dada.

Penginapan Bertanggungjawab

Mengutip dari Tribunnews.com, pihak pihak penginapan sudah datang kepada pihak keluarga dalam rangka menyampaikan belasungkawa dan permintaan maaf atas kejadian tersebut.

Dalam pertemuan itu, pihak penginapan menyatakan bertanggung jawab atas insiden tersebut.

“Mereka mengakui kejadian ini terjadi di penginapan mereka dan menerima hasil dugaan keracunan monoksida. Mereka juga bilang akan bertanggung jawab. Tapi bentuk tanggung jawabnya belum dibicarakan lebih lanjut,” kata Astijon.

Ayah Gilang Kurniawan, Astijon mengatakan berdasarkan hasil rujukan dari RSUD Arosuka Solok, Gilang didiagnosa mengalami penurunan kesadaran akibat keracunan gas monoksida.

Rekomendasi Untuk Anda

“Dari RSUD itu hasil diagnosanya disebutkan dia keracunan monoksida, penurunan kesadaran. Tapi sekarang sudah mulai membaik,” kata Astijon kepada TribunPadang.com (jaringan Tribunnews.com), Minggu (12/10/2025).

Astijon mengaku belum sempat bertemu Gilang sebelum peristiwa itu terjadi.

Baca juga: Fakta Glamping di Solok yang Buat Pasutri Keracunan: Belum Punya Izin Usaha, Pernah Kena SP1

Ia baru melihat anaknya setelah dibawa ke RSUD Arosuka dalam kondisi belum sadar penuh.

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas