Cek Kesehatan Gratis Deteksi Banyak Penderita Hipertensi Tapi Tak Disadari, Gaya Hidup Jadi Pemicu
Ratusan warga Makassar antusias ikuti cek kesehatan gratis Dexa Medica—banyak yang baru sadar berisiko hipertensi!
Penulis:
Anita K Wardhani
Editor:
Eko Sutriyanto
Ringkasan Berita:
- Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) pemerintah dan Cek Segitiga Gratis membantu masyarakat mendeteksi dini risiko penyakit tidak menular.
- Dari hasil skrining di Makassar, 73,6 persen peserta berisiko tinggi, dengan hipertensi sebagai temuan terbanyak.
- Kegiatan ini menegaskan pentingnya gaya hidup sehat dan pemeriksaan rutin untuk mencegah penyakit kronis.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Cek kesehatan gratis (CKG) menjadi salah satu program andalan pemerintah untuk mendeteksi kondisi kesehatan warga demi meningkatan kualitas hidup dalam kerangka sistem kesehatan yang adil, menyeluruh, dan fokus pada pencegahan.
Sejak diluncurkan 10 Februari 2025, top lima masalah kesehatan tertinggi terctat kurangnya tingkat aktivitas fisik, karies gigi (gigi berlubang), obesitas sentral, kelebihan berat badan (overweight) & obesitas, serta hipertensi.
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menargetkan pada 2025 mencapai 60-70 juta orang memeriksakan CKG pada 2025.
Target ini ditangkap pihak swasta seperti PT Dexa Medica melalui Cek Segitiga Gratis yang digelar di berbagai daerah.
Sama seperti temuan CKG pemerintah, cek kesehatan tak berbayar dari pihak swasta ini juga menemukan hasil skrining menunjukkan bahwa hipertensi menjadi penyakit yang paling banyak ditemukan.
Seperti saat pemeriksaan kesehatan gratis di Car Free Day Boulevard Makassar akhir Oktober 2025 lalu.
Baca juga: Bukan Hanya Sebabkan Hipertensi, Masalah Gigi Ternyata Berisiko Picu Stroke
Menurut data hasil skrining, 311 peserta atau 73,6 persen masuk kategori berisiko tinggi terhadap penyakit kronis.
Rinciannya, 43,6 persen mengalami hipertensi, 42,4 persen memiliki kadar kolesterol tinggi, dan 16,3 persen terindikasi diabetes.
Dokter Umum di RS Stella Marris Makassar dr. Richardo menilai bahwa banyak peserta baru mengetahui kondisi kesehatannya berkat program ini.
Antusiasme warga Makassar sangat tinggi, dengan total lebih dari 400 peserta mengikuti pemeriksaan tekanan darah, kadar kolesterol, dan gula darah.
Kegiatan ini merupakan lokasi ke-10 di tahun 2025, melanjutkan komitmen Dexa Medica untuk mendukung program pemerintah dalam memperluas deteksi dini Penyakit Tidak Menular.
“Banyak warga yang ternyata memiliki tekanan darah tinggi tapi tidak pernah melakukan pemeriksaan sebelumnya. Padahal sekarang alat tensimeter sangat mudah ditemukan, bahkan tersedia di apotek untuk digunakan secara gratis. Jadi kegiatan seperti ini penting dilakukan secara berkelanjutan agar masyarakat bisa tahu lebih dini dan segera mendapat terapi,” jelasnya.
Lebih lanjut, dr. Richardo menjelaskan bahwa gaya hidup modern turut berkontribusi terhadap meningkatnya angka PTM.
Baca tanpa iklan