Dua WNI Dilaporkan Idap Kusta oleh Otoritas Kesehatan Rumania
Ini kasus pertama dalam 40 taun terakhir di Rumania. Pasien telah memulai perawatan yang direkomendasikan oleh WHO.
Penulis:
Rina Ayu Panca Rini
Editor:
Willem Jonata
“Tindakan segera telah diambil untuk meminimalkan risiko bagi masyarakat,” kata dia dikutip Independent, Senin (15/12/2025).
Otoritas Pengawasan Kesehatan Negara dan Direktorat Kesehatan Masyarakat Cluj telah mendisinfeksi semua area spa, melakukan pemeriksaan terhadap semua karyawan, dan memperluas pemeriksaan epidemiologi.
Pasien yang terkonfirmasi telah memulai perawatan yang direkomendasikan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
Pejabat kesehatan menekankan, kusta adalah penyakit bakteri yang berkembang lambat yang disebabkan oleh Mycobacterium leprae dan dianggap memiliki potensi penularan yang sangat rendah.
Apa itu Penyakit Kusta?
Dikutip dari WHO, bakteri kusta memiliki masa inkubasi 2-5 tahun bahkan lebih.
Penatalaksanaan kasus kusta yang buruk dapat menyebabkan kasus kusta menjadi progresif, sehingga menyebabkan kerusakan permanen pada kulit, saraf anggota gerak dan mata.
Kusta ditandai dengan lemah atau mati rasa di tungkai dan kaki, kemudian diikuti dengan timbulnya lesi di kulit.
Penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri ini dapat menyebar melalui percikan ludah atau dahak yang keluar saat penderitanya batuk atau bersin.
Kusta umumnya dapat ditangani dan jarang menyebabkan kematian, namun berisiko menyebabkan cacat.
Akibatnya, pasien Kusta berisiko mengalami diskriminasi yang dapat berdampak pada kondisi psikologisnya.
Sampai berita ini diturunkan, reporter sudah meminta konfirmasi kepada Kementerian Luar Negeri namun belum mendapatkan jawaban lebih lanjut.
(Rina Ayu Pancarini/ Independent/ Daily News Hungary/ WHO)
Baca tanpa iklan