Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun Kesehatan
LIVE ●

Dua Menit yang Sering Terlewat, Tapi Menentukan Kesehatan Gigi dan Gusi

Cara, tekanan dan durasi sikat gigi ternyata bisa menjadi pembeda antara mulut yang benar-benar sehat serta masalah gusi yang datang secara diam-diam.

Penulis: Aisyah Nursyamsi
Editor: willy Widianto
zoom-in Dua Menit yang Sering Terlewat, Tapi Menentukan Kesehatan Gigi dan Gusi
Tribunnews.com
SIKAT GIGI - Ilustrasi Sikat Gigi. Menyikat gigi sering dianggap rutinitas sederhana yang dilakukan sambil lalu, bahkan kerap terburu-buru di sela aktivitas harian. Padahal, kebiasaan kecil ini menyimpan peran besar dalam menjaga kesehatan gigi dan gusi. Cara, tekanan, dan durasi menyikat gigi ternyata bisa menjadi pembeda antara mulut yang benar-benar sehat dan masalah gusi yang datang diam-diam. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Menyikat gigi sering dianggap rutinitas sederhana yang dilakukan sambil lalu, bahkan kerap terburu-buru di sela aktivitas harian. Padahal, kebiasaan kecil ini menyimpan peran besar dalam menjaga kesehatan gigi dan gusi. Cara, tekanan, dan durasi menyikat gigi ternyata bisa menjadi pembeda antara mulut yang benar-benar sehat dan masalah gusi yang datang diam-diam.

Baca juga: Dari Rongga Mulut ke Otak, Ini Alasan Mengapa Kesehatan Gigi Penting untuk Cegah Stroke

Ahli Penyakit Gusi dari Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Padjadjaran, Prof. Dr. Amaliya, drg., M.Sc., Ph.D., mengingatkan bahwa menyikat gigi tidak cukup dilakukan asal cepat. Waktu minimal dua menit dibutuhkan agar seluruh permukaan gigi termasuk bagian yang jarang terlihat dapat dibersihkan secara menyeluruh.

“Sikat gigi berapa lama? Minimal dua menit. Supaya seluruh permukaan gigi terkena dan dibersihkan. Jangan lupa juga bagian dalam yang sering terlewat,” ujar Prof. Amaliya dalam diskusi Indonesia Hygiene Forum 2025, Rabu (17/12/2025).

Bagian Dalam Gigi, yang Sering Terlupakan

Menurut Prof. Amaliya, banyak orang merasa sudah menyikat gigi dengan benar, padahal masih ada area yang luput dari perhatian. Bagian gigi yang menghadap ke lidah atau tertutup pipi kerap dianggap aman, meski justru menjadi tempat favorit sisa makanan dan plak menumpuk.

Untuk mencegah hal ini, ia menyarankan teknik menyikat gigi secara bertahap dan teratur. Salah satunya dengan metode menghitung, yakni membersihkan tiga gigi terlebih dahulu, lalu berpindah ke tiga gigi berikutnya hingga seluruh gigi tersikat.

“Dengan cara ini, waktu menyikat gigi bisa mencapai dua menit dan hampir tidak ada bagian gigi yang terlewat,” jelasnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Teknik sederhana ini mengubah kebiasaan menyikat gigi dari sekadar rutinitas menjadi proses yang lebih sadar dan terarah.

Lebih dari Sekadar Membersihkan Gigi

Menyikat gigi, kata Prof. Amaliya, bukan hanya soal membersihkan permukaan gigi. Di balik gerakan sikat yang tepat, ada fungsi lain yang sering tidak disadari: memijat gusi.

“Jadi menyikat gigi itu bukan hanya membersihkan, tapi juga memijat gusi. Itu sebabnya harus dilakukan perlahan, per bagian,” ujarnya.

Baca juga: Saat Kesehatan Mulut Ibu Menjadi Penentu Awal Kehidupan Anak

Pijatan lembut saat menyikat gigi membantu menjaga kesehatan jaringan gusi dan melancarkan peredaran darah di sekitarnya. Kebiasaan ini dapat mencegah peradangan gusi yang kerap muncul akibat teknik menyikat yang salah.

Lembut Lebih Baik daripada Keras

Di sisi lain, Prof Amaliya juga mengingatkan agar tidak menyikat gigi terlalu keras. Tekanan berlebihan yang dilakukan berulang kali justru bisa mengikis permukaan gigi, terutama pada gigi yang posisinya berhimpitan.

Selain itu, menyikat gigi sebaiknya tidak dilakukan segera setelah mengonsumsi makanan atau minuman asam. Pada kondisi tersebut, permukaan gigi menjadi lebih rentan dan mudah terkikis jika langsung disikat.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas