Benjolan di Pusar atau Lipatan Paha Anak Muncul Lalu Hilang, Benarkah Itu Hernia?
Benjolan muncul tiba-tiba di lipat paha atau pusar anak, benarkah ini tanda hernia?
Penulis:
Aisyah Nursyamsi
Editor:
Anita K Wardhani
Ringkasan Berita:
- Hernia atau kondisi medis yang terjadi akibat kegagalan penutupan dinding rongga tubuh sejak masa perkembangan awal.
- Pada anak biasanya ditandai benjolan di pusar dan lipatan paha.
- Terkadang kemunculannya kerap tak terkira, kadang ada kada hilang.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Hernia pada anak menjadi salah satu kondisi yang kerap membuat orangtua cemas, terutama ketika benjolan muncul tiba-tiba di lipat paha atau pusar bayi.
Meski terlihat sepele karena sering hilang timbul, hernia pada anak memerlukan pemahaman yang tepat agar tidak berujung pada komplikasi serius.
Baca juga: Mengenal Hernia Inguinal pada Anak, Faktor Pemicu hingga Prosedur Penanganan Medis
Lantas apa itu hernia?
Dokter Spesialis Bedah Anak RS Pondok Indah, dr. Karmile, Sp.BA, menjelaskan bahwa hernia merupakan kondisi medis yang terjadi akibat kegagalan penutupan dinding rongga tubuh sejak masa perkembangan awal.
“Hernia didefinisikan sebagai penonjolan sebagian atau seluruh organ atau jaringan melalui dinding rongga yang menjadi tempatnya karena kelemahan dinding maupun kegagalan proses penutupan,” ujar dr. Karmile pada media briefing yang diselenggarakan di Jakarta, Kamis (18/12/2025).
Hernia Inguinal dan Umbilikal, Paling Sering Dialami Anak, Ini Tandanya
Pada anak, terdapat beberapa jenis hernia. Namun, yang paling sering ditemukan adalah hernia inguinal dan hernia umbilikal.
Hernia inguinal muncul di lipat paha atau kantung kemaluan, sedangkan hernia umbilikal terlihat sebagai benjolan di pusar.
Baca juga: Hernia Jangan Dianggap Sepele Karena Bisa Menimbulkan Komplikasi, Berikut Pencegahannya
Secara patofisiologi, hernia inguinal terjadi akibat kegagalan penutupan processus vaginalis dan kelemahan dinding perut.
Sementara hernia umbilikal disebabkan kegagalan penutupan dinding perut di area pusar.
Gejala awal hernia pada anak umumnya berupa benjolan yang hilang timbul dan tidak menimbulkan nyeri.
Namun kondisi ini dapat berubah menjadi serius bila terjadi penjepitan.
“Jika sudah terjepit, anak bisa menjadi rewel, nyeri, muntah, benjolan tampak merah dan tidak dapat kembali secara spontan,” jelas dr. Karmile.
Pada kondisi yang lebih berat, penjepitan pembuluh darah usus dapat menyebabkan perut kembung dan buang air besar disertai darah.
Baca tanpa iklan