Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Kesehatan
LIVE ●

Influenza Bukan Flu Biasa yang Bisa Sembuh Sendiri, Risikonya Fatal! Picu Kematian

Anggapan bahwa influenza hanyalah flu biasa yang bisa sembuh sendiri masih kuat di tengah masyarakat. Padahal, risikonya mematikan.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Influenza Bukan Flu Biasa yang Bisa Sembuh Sendiri,  Risikonya Fatal! Picu Kematian
Kolase Tribunnews.com
Ilutrasi influenza. Anggapan bahwa influenza hanyalah flu biasa yang bisa sembuh sendiri masih kuat di tengah masyarakat. Padahal, risikonya mematikan. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Aisyah Nursyamsi

Ringkasan Berita:
  • Influenza kerap dianggap flu biasa yang bisa sembuh sendiri.
  • Padahal, influenza merupakan penyakit menular serius yang dapat berujung keparahan berat.
  • Dokter menegaskan efeknya bisa berujung kematian.

 

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Anggapan bahwa influenza hanyalah flu biasa yang bisa sembuh sendiri masih kuat di tengah masyarakat. 

Padahal, dokter menegaskan influenza merupakan penyakit menular serius yang dapat berujung keparahan berat hingga kematian.

Baca juga: Waspada Super Flu! IDAI Ingatkan Risiko Tinggi pada Anak, Ini Gejala dan Pencegahannya

Terutama pada kelompok usia rentan seperti balita dan lansia.

Anggota Unit Kerja Koordinasi (UKK) Respirologi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), Dr. dr. Nastiti Kaswandani, Sp.A, Subsp Respi(K),menyampaikan bahwa tidak semua orang memiliki risiko yang sama ketika terinfeksi virus influenza

Rekomendasi Untuk Anda

Ada kelompok tertentu yang secara medis jauh lebih rentan mengalami komplikasi berat.

“Yang pertama adalah balita, yang kedua adalah lansia. Itu adalah kelompok risiko tinggi yang kalau terkena infeksi influenza, dia bisa menimbulkan keparahan yang lebih tinggi dari kelompok usia yang lain,” jelas dr. Nastiti pada media briefing virtual, Senin (29/12/2025). 

Risiko tidak hanya berhenti pada faktor usia. Anak dan orang dewasa dengan penyakit penyerta juga berada dalam kelompok yang perlu mendapat perhatian khusus.

“Di luar kelompok itu, artinya bukan balita, bukan lansia, maka kelompok resiko tinggi adalah mereka-mereka yang mempunyai komorbiditas atau penyakit kronik,” lanjutnya.

Kelompok tersebut mencakup anak dengan penyakit jantung bawaan, orang dewasa dengan penyakit kardiovaskular seperti gagal jantung, pasien kanker, penderita HIV, penyakit autoimun, hingga pasien yang mengonsumsi obat-obatan penekan sistem imun. 

Pada kelompok ini, influenza dapat berkembang lebih cepat dan lebih berat dibandingkan individu sehat.


Influenza Bisa Mematikan, Bukan Sekadar Penyakit Musiman

Dr. Nastiti menekankan bahwa pandangan yang menyebut influenza tidak berbahaya merupakan pemahaman yang keliru. 

Di banyak negara maju, influenza justru menjadi salah satu penyakit yang paling diwaspadai setiap musim dingin.

Risiko anak terkena serangan flu bisa mencapai 20 sampai 30 persen.
Risiko anak terkena serangan flu bisa mencapai 20 sampai 30 persen. (questforhealthkc.com)
Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas