Obat China Banyak Beredar di Marketplace, Ahli Sebut Berbahaya
Selain beredar dari mulut ke mulut, promosi obat-obatan China juga ramai ditemukan di medsos. Misal postingan netizen yang menyertakan daftar produk..
Penulis:
Rina Ayu Panca Rini
Editor:
willy Widianto
Ringkasan Berita:
- Peredaran obat-obatan asal China yang diklaim ampuh mengobati berbagai penyakit makin marak di masyarakat.
- Ada juga obat China berbentuk sirup dengan merk Fufang Ejiao Jiang. Obat dengan kemasan berwarna kuning dan orange tersebut dibenderol dengan harga Rp 23.000
- Salah satu obat China dengan harga cukup mahal adalah merk Angkung Dragon. Obat tersebut memiliki khasiat menyembuhkan penyakit stroke
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Peredaran obat-obatan asal China yang diklaim ampuh mengobati berbagai penyakit makin marak di masyarakat. Pantauan Tribun di beberapa e-commerce produk obat-obatan asal China banyak dipasarkan.
Baca juga: Obat China Dijual Bebas di Marketplace, Testimoni Pembeli: Tumor Payudara Saya Sembuh
Salah satunya obat dengan merk Chang Sheuw Tian Ran Ling yang diklaim bisa mengobati kanker kista miom. Obat dengan bungkus berkelir hijau tersebut di marketplace dibanderol dengan harga Rp 302.250 untuk 30 kapsul.
Ada juga obat China berbentuk sirup dengan merk Fufang Ejiao Jiang. Obat dengan kemasan berwarna kuning dan orange tersebut dibenderol dengan harga Rp 23.000 untuk ukuran botol 20ml. Obat tersebut dianggap memiliki khasiat menyembuhkan penyakit demam berdarah dan tifoid.
Salah satu obat China dengan harga cukup mahal adalah merk Angkung Dragon. Obat tersebut memiliki khasiat menyembuhkan penyakit stroke. Obat tersebut dibanderol dengan harga Rp 520.000 hingga Rp 3.600.000 yang termahal dengan paket lengkapnya.
Produk-produk tersebut kerap dipasarkan sebagai obat tradisional atau herbal alami, dengan janji manjur dan berharga jauh lebih murah dibanding obat resmi. Narasi inilah yang membuat masyarakat tergiur, terutama bagi mereka yang sudah lama menderita penyakit kronis dan merasa pengobatan medis tidak memberikan hasil instan.
Bahkan ada salah satu pembeli obat China mengaku penyakit tumor payudaranya sembuh. Ita berusia 38 tahun mengungkapkan pengalamannya mengkonsumsi obat impor dari Negeri Tirai Bambu tersebut. Ita mengaku pernah menderita tumor payudara hingga harus menjalani operasi sebanyak tiga kali.
"Saya sudah tiga kali operasi tumor payudara, pertama tahun 2012, 2016, dan terakhir 2021," kata Ita kepada Tribunnews di Jakarta, Selasa (30/12/2025).
Ia menuturkan, obat China yang dikonsumsinya saat itu adalah Yunnan Baiyao. Obat tersebut mulai ia gunakan setelah menjalani operasi ketiganya.
Ita mengaku obat tersebut sangat membantu proses pemulihan, hingga saat ini ia bersyukur tidak lagi menderita penyakit tersebut. "Waktu itu dibeliin habis operasi payudara, ya cepat membantu pemulihannya," ungkapnya.
Obat tersebut dibelikan oleh sang kakak saat produk ini masih banyak beredar di pasaran. Hingga kini pun obat tersebut masih tersedia, namun lebih banyak ditemui melalui platform e-commerce.
Baca juga: Kepala BPOM Taruna Ikrar Inisiasi Pengembangan Obat Herbal Lewat Kolaborasi WHO IRCH
Meski demikian, harganya tergolong lebih mahal dibandingkan obat sejenis. "Waktu itu dibeliin sama koko, cepat pemulihannya, sempat minum Angkung Dragon Merah juga," jelasnya.
Adapun Yunnan Baiyao memiliki khasiat untuk menghentikan pendarahan, menghilangkan nyeri, bengkak, memar, mengobati patah tulang, serta mempercepat penyembuhan luka operasi. Sementara itu, Angkung Dragon Merah digunakan untuk mengobati stroke dan kejang.
Tribunnews pun menelusuri beberapa toko obat dan memang obat-obatan tersebut jarang ditemui di toko obat atau apotek pada umumnya. Namun, jika ditelusuri melalui marketplace, produk tersebut masih banyak dijual di pasaran.
Baca tanpa iklan