Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Kesehatan
LIVE ●

Ramai Istilah Super Flu, Dokter Anak Tegaskan Ini Fakta Influenza A yang Perlu Diwaspadai

Istilah super flu belakangan ramai diperbincangkan dan memicu kepanikan di masyarakat, terutama di kalangan orang tua. 

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Ramai Istilah Super Flu, Dokter Anak Tegaskan Ini Fakta Influenza A yang Perlu Diwaspadai
Shutterstock
Ilustrasi anak terserang gejala flu, batuk, pilek, dan demam. Istilah super flu belakangan ramai diperbincangkan dan memicu kepanikan di masyarakat, terutama di kalangan orang tua.  

Salah satu alasan munculnya istilah super flu di masyarakat adalah tingginya tingkat penularan. 

Virus influenza menular melalui droplet batuk, bersin, atau kontak dengan cairan napas orang yang terinfeksi. 

Satu orang bisa menularkan ke dua hingga tiga orang di sekitarnya, bahkan sebelum gejala muncul.

Situasi ini diperparah oleh temuan varian influenza A H3N2 subgrade K, yang saat ini banyak ditemukan pada pemeriksaan lanjutan di Amerika Serikat dan negara belahan bumi utara.

Varian ini disebut memiliki evolusi tinggi, mudah menular, dan berpotensi memicu lonjakan kasus influenza musiman. 

Namun, secara klinis, dokter tidak bisa membedakan varian ini hanya dari gejala.

“Dia tidak bisa dideteksi secara klinis, artinya dokter kalau melihat saja bahkan tidak bisa membedakan ini influenza atau bukan influenza,”imbuhnya. 

Rekomendasi Untuk Anda

Untuk memastikan jenis dan subgrade virus influenza, diperlukan pemeriksaan laboratorium canggih berupa whole genome sequencing, sebagaimana yang dilakukan pada penentuan varian COVID-19 sebelumnya.


Waspada di Musim Liburan

Terakhir, dr Nastiti menegaskan pentingnya edukasi kepada orang tua, terutama menjelang dan selama musim liburan, ketika mobilitas dan interaksi meningkat. 

Anak-anak menjadi kelompok yang sangat rentan tertular influenza, terlebih jika berada di lingkungan padat atau bepergian.

Ia mengingatkan bahwa meningkatnya kasus influenza bukanlah isu sepele. 

Penularan yang cepat, gejala yang bisa berat, serta potensi komplikasi menjadikan influenza sebagai penyakit yang harus diwaspadai bersama, tanpa perlu panik berlebihan akibat istilah yang keliru.

Edukasi yang tepat, pemahaman perbedaan antara selesma dan influenza, serta kewaspadaan terhadap gejala berat menjadi kunci agar masyarakat tidak salah langkah dalam menghadapi peningkatan kasus influenza saat ini.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas