Sering Menahan Kencing? Awas Risikonya Tak Bisa Buang Air Kecil Sama Sekali
Banyak orang menahan pipis saat terjebak macet, berada di acara resmi dan ini dianggap sepele. Padahal, tak bisa dibiarkan karena berisiko.
Penulis:
Aisyah Nursyamsi
Editor:
Anita K Wardhani
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Aisyah Nursyamsi
Ringkasan Berita:
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Kebiasaan menahan buang air kecil atau kencing kerap dianggap sepele.
Banyak orang menahan pipis saat terjebak macet, berada di acara resmi, atau sekadar bertahan tak ke toilet karena merasa masih kuat.
Baca juga: Kencing Berdarah, Masalah Serius atau Infeksi Ringan? Ini Penjelasan Dokter Urologi
Namun di balik kebiasaan itu, tersimpan risiko kesehatan yang jarang disadari, bahkan bisa berujung pada kondisi ekstrem, tidak bisa kencing sama sekali.
Konsultan Urologi Onkologi Eka Hospital MT Haryono, Prof. Dr. dr. Agus Rizal A.H. Hamid, Sp.U (K) Onk, FICRS, menegaskan bahwa menahan kencing bukanlah kebiasaan yang aman jika dilakukan berulang.
Ia menuturkan, kandung kemih memiliki mekanisme kerja yang sangat bergantung pada keseimbangan antara otot penahan dan otot pembuka saluran kencing. Ketika keseimbangan ini terganggu, masalah bisa muncul.
Saat Menahan Kencing, “Katup” Menutup
Prof. Agus menjelaskan, secara alami tubuh memiliki katup yang berfungsi menahan urine.
Saat seseorang ingin buang air kecil, katup tersebut seharusnya rileks dan terbuka.
Baca juga: Tanda Pembesaran Prostat Jinak Usia 40 Tahun ke Atas, Jika Dibiarkan Berujung Susah Kencing
Namun, kebiasaan menahan kencing atau latihan tertentu yang berlebihan justru membuat otot penahan bekerja terlalu kuat.
“Ada pasien saya usia muda, dia datang, terus dia nggak bisa tipis. Akhirnya saya pasang seram,” ungkap Prof. Agus pada media briefing di Jakarta, Selasa (13/1/2026).
Ia menjelaskan, kondisi tersebut terjadi karena otot yang seharusnya membuka justru semakin menutup akibat terlalu sering dipaksa menahan.
“Jadi bisa dibayangkan, karena menahan tipis, ini mau mompa, ini bukan membuka, tapi malah menutup,” katanya.
Kondisi ini, lanjut Prof. Agus, juga bisa dipicu oleh latihan kegel yang dilakukan secara berlebihan, terutama pada laki-laki tanpa pemahaman yang tepat.
Jangan Lebih Menahan Kencing Lebih Dari 3 Jam
Pertanyaan klasik soal berapa lama aman menahan kencing ternyata jawabannya tidak sesederhana yang dibayangkan.
Baca tanpa iklan