Mengenal Kolonoskopi, Tindakan yang Sempat Dikhawatirkan Lula Lahfah
Selebgram Lula Lahfah sebelum meninggal dunia sempat mengungkapkan kekhawatirannya untuk menjalani prosedur kolonoskopi.
Penulis:
Rina Ayu Panca Rini
Editor:
Anita K Wardhani
Ringkasan Berita:
- Lula Lahfah sebelum meninggal dunia sempat khawatir untuk menjalani prosedur kolonoskopi.
- Tindakan medis ini untuk melihat pembengkakan usus yang diakui diderita Lula.
- Apa sebenarnya prosedur medis kolonoskopi ini?
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Selebgram Lula Lahfah sebelum meninggal dunia sempat mengungkapkan kekhawatirannya untuk menjalani prosedur kolonoskopi.
Dalam sebuah unggahan di Instagram pada Sabtu (24/1/2026), Keanu memposting momen percakapan antara dirinya dan Lula pada Kamis.
Baca juga: Usut Penyebab Kematian Lula Lahfah, Polisi Tunggu Hasil Analisis Barang Bukti & Pemeriksaan Saksi
Lula memberi tahu bahwa ia masih mengalami pembengkakan usus.
Melalui pesan singkat Whatapps, Lula merasa takut untuk menjalani tindakan medis tersebut.
“Nu gue takut, usus gue masih bengkak penebalan. Terus gue harus colonoscopy di teropong, bius total dimasukin selang kamera. Gue takut banget,” tulis Lula kepada Keanu.
Tentang Kolonoskopi
Kolonoskopi merupakan salah satu prosedur medis yang dilakukan untuk mengetahui kondisi usus besar secara menyeluruh.
Pemeriksaan ini dilakukan dengan menggunakan alat berupa selang fleksibel yang dilengkapi kamera dan dimasukkan melalui anus.
Baca juga: Sering Dikira Mag atau Tipes, Ini Gejala Radang Usus Kronis yang Sebenarnya
Terkait prosedur tersebut, Spesialis Penyakit Dalam Prof dr Ari Fahrial Syam menjelaskan bahwa kolonoskopi atau teropong bertujuan untuk memeriksa bagian dalam usus besar, yakni kolon dan rektum.
“Pemeriksaan kolonoskopi ini untuk mendeteksi IBD atau inflammatory bowel disease atau Penyakit Radang Usus,” kata Prof Ari dikutip dari youtube Yayasan Gastroenterologi Indonesia pada Senin (26/1/2026).
Ia menjelaskan, melalui kolonoskopi, dokter dapat melihat secara langsung kondisi dinding usus, termasuk adanya luka, peradangan, atau kelainan lainnya.
“Dengan pemeriksaan ini, dokter bisa memastikan kondisi sebenarnya yang terjadi pada usus pasien karena terlihat secara langsung. Itulah mengapa kolonoskopi menjadi pemeriksaan yang sangat penting,” ujarnya.
Dengan hasil kolonoskopi tersebut, dokter kemudian dapat menentukan diagnosis secara tepat serta merencanakan pengobatan yang sesuai bagi pasien.
“Pentingnya pemeriksaan kolonoskopi, karena dokter langsung melihat kondisi usus pasien. Jadi bisa dipastikan apa yang sebenarnya terjadi pada pasien tersebut,” ucapnya.
Baca tanpa iklan