Ada Wabah Virus Nipah di India: Kenali Gejala, Risiko dan Pencegahannya
Kemenkes RI mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit virus nipah.
Penulis:
Rina Ayu Panca Rini
Editor:
Anita K Wardhani
Ringkasan Berita:
- Dua kasus sebaran virus nipah terkonfirmasi di India, tepatnya di Negara Bagian Benggala Barat (West Bengal) pada Januari 2026.
- Kemenkes RI mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit virus nipah.
- Virus Nipah merupakan penyakit zoonosis yang berpotensi menyebabkan gangguan serius pada manusia
TRIBUNNEWS.COM,JAKARTA -- Menyusul laporan dua kasus terkonfirmasi di India, tepatnya di Negara Bagian Benggala Barat (West Bengal) pada Januari 2026, Kementerian Kesehatan (Kemenkes RI) mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit virus nipah.
Baca juga: Virus Nipah Jadi Sorotan Global, Mungkinkah Jadi Pandemi seperti Covid-19? Ini Penjelasan Pakar
Virus Nipah merupakan penyakit zoonosis yang berpotensi menyebabkan gangguan serius pada manusia dan memiliki angka kematian yang tinggi, sehingga diperlukan langkah pencegahan.
Apa itu Virus Nipah?
Dikutip dari laman infeksiemerging kemkes, virus Nipah termasuk dalam genus Henipavirus dan famili Paramyxoviridae.
Penyakit ini memiliki Case Fatality Rate (CFR) tinggi sebesar 40–75 persen.
Cara Penularan
Virus Nipah dapat menular melalui kontak langsung dengan hewan terinfeksi (liar atau domestik), termasuk melalui ekskresi dan sekresinya.
Kemudian, kontak dengan orang yang terinfeksi atau cairan tubuhnya (droplet, urin, darah).
Serta kontak tidak langsung melalui benda atau makanan yang terkontaminasi virus.
Faktor Risiko
1. Pelaku perjalanan dari negara terjangkit
2. Tinggal atau bekerja sebagai peternak atau pemotong babi, terutama di area dekat populasi kelelawar buah (reservoir alami)
3. Konsumsi produk hewan atau buah terkontaminasi, seperti nira sawit atau buah dengan bekas gigitan kelelawar.
4. Tenaga kesehatan atau keluarga yang merawat pasien terinfeksi.
Gejala dan Tanda Klinis
Masa inkubasi Virus Nipah berkisar 4–14 hari.
Gejala awal berupa demam, sakit kepala, nyeri otot (mialgia), muntah, nyeri tenggorokan.
Pada kondisi yang lebih berat, dapat muncul pusing dan mudah mengantuk, penurunan kesadaran, kejang dan gangguan saraf hingga ensefalitis akut.
Baca tanpa iklan