Tentang Pembengkakan Usus, Penjelasan Dokter Berkait Penyakit Lula Lahfah
Kondisi ini bukan sekadar gangguan pencernaan biasa, tetapi bisa berkembang menjadi komplikasi serius jika tidak ditangani dengan tepat.
Penulis:
Aisyah Nursyamsi
Editor:
Willem Jonata
Lokasinya lebih sering dirasakan di bagian perut bawah, terutama kiri bawah, sesuai dengan letak usus besar.
Meski pada sebagian kecil kasus nyeri bisa dirasakan di ulu hati, karakter nyerinya tetap berbeda dari gangguan lambung.
Gejala kedua adalah perubahan pola buang air besar. Pasien bisa mengalami diare, sembelit, atau kondisi yang bergantian.
Hal ini terjadi karena peradangan di dinding usus mengganggu proses penyerapan air.
“Pada proses pembengkakan usus atau radang usus terjadi peradangan di mukosa usus sehingga ada gangguan penyerapan air pada usus besar tersebut,” jelas dr. Reza.
Komplikasi Serius Jika Tak Ditangani
Jika pembengkakan usus tidak ditangani dengan baik, risiko komplikasi yang muncul bisa sangat berbahaya.
Salah satu yang paling dikhawatirkan adalah terbentuknya luka pada dinding usus yang dapat berujung pada perforasi atau kebocoran usus.
Kondisi ini mengancam nyawa karena isi usus dapat mencemari rongga perut dan memicu infeksi berat.
Selain itu, luka pada usus juga bisa menyebabkan buang air besar berdarah, demam, hingga dalam jangka panjang meningkatkan risiko kanker usus besar.
Langkah Pencegahan yang Bisa Dilakukan
Pencegahan pembengkakan usus berfokus pada pengendalian faktor lingkungan.
Pola makan tinggi serat, membatasi makanan olahan, mencukupi kebutuhan cairan, serta menjaga aktivitas fisik menjadi kunci utama.
Bagi mereka yang sudah memiliki gejala atau memiliki riwayat keluarga dengan penyakit radang usus, pemeriksaan ke dokter spesialis penyakit dalam sangat dianjurkan.
Pemeriksaan dini bertujuan untuk mendeteksi kondisi radang usus sebelum berkembang menjadi komplikasi yang lebih berat.
Kesadaran mengenali gejala sejak awal menjadi langkah penting agar kondisi serius seperti pembengkakan usus tidak terlambat ditangani.
(Tribunnews.com/ Aisyah Nursyamsi)
Baca tanpa iklan