Kaki Anak Tampak O atau X, Normal atau Perlu Diperiksa? Ini Kata Dokter Ortopedi
Bentuk kaki anak yang tampak O atau X kerap membuat orang tua panik. Padahal, tidak semuanya kelainan.
Penulis:
Aisyah Nursyamsi
Editor:
Anita K Wardhani
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Aisyah Nursyamsi
Ringkasan Berita:
- Bentuk kaki anak yang tampak O atau X kerap membuat orang tua panik.
- Padahal, tidak semua kaki O atau X pada anak adalah kelainan.
- Dokter Spesialis Ortopedi Konsultan Ortopedi memberikan penjelasan medisnya.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Bentuk kaki anak yang tampak O atau X kerap membuat orang tua panik.
Tak jarang, kekhawatiran justru datang dari lingkungan terdekat, seperti nenek atau keluarga besar, yang merasa ada “yang tidak normal” pada pertumbuhan tungkai si kecil.
Padahal, tidak semua kaki O atau X pada anak adalah kelainan.
Baca juga: Cegah Nyeri, Dokter Ortopedi Beri Tips Pilih Sepatu yang Tepat Sesuai Bentuk Kaki
Dalam banyak kasus, kondisi tersebut justru merupakan bagian dari proses tumbuh kembang yang masih tergolong normal.
Dokter Spesialis Ortopedi Konsultan Ortopedi Anak RS Pondok Indah – Puri Indah, dr. Mohammad Aulia Herdiyana, Sp.OT, Subsp. A(K), menegaskan bahwa cara melihat tumbuh kembang anak tidak bisa disamakan dengan orang dewasa.
“Anak itu bukan versi mini dari dewasa. Itu selalu kita tekankan waktu masa pendidikan. Itu juga berlaku untuk anak-anak waktu pertumbuhan tungkai ini,” jelas dr. Aulia pada media briefing di Jakarta Selatan, Rabu (28/1/2026).
Kaki O dan X Bisa Jadi Varian Normal pada Anak
Menurut dr. Aulia, bentuk tungkai anak memang mengalami perubahan seiring bertambahnya usia.
Bayi yang baru lahir umumnya memiliki tungkai berbentuk O, atau dikenal sebagai genu varum.
Secara perkembangan, kondisi ini masih dianggap normal hingga usia tertentu.
Baca juga: Cegah Nyeri, Dokter Ortopedi Beri Tips Pilih Sepatu yang Tepat Sesuai Bentuk Kaki
Pada bayi baru lahir, sudut kaki O bahkan bisa mencapai 10 derajat dan masih masuk kategori fisiologis.
Seiring pertumbuhan, bentuk kaki perlahan akan lurus.
Pada usia sekitar 2 hingga 3 tahun, sebagian besar anak akan mulai menunjukkan tungkai yang lebih lurus.
Namun pada beberapa anak, fase ini bisa berlanjut ke bentuk X (genu valgum) saat usia 3–4 tahun.