Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun Kesehatan
LIVE ●

Perempuan Kini Bisa Skrining Kanker Serviks Mandiri Lewat CKG

Langkah ini diharapkan memperluas akses skrining, meningkatkan partisipasi perempuan, dan memperkuat upaya eliminasi kanker leher rahim pada 2030.

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Aisyah Nursyamsi
Editor: Willem Jonata

Merujuk bukti ilmiah dari berbagai penelitian berskala nasional maupun internasional, metode ini bukan pendekatan baru dan telah didukung oleh banyak studi berbasis riset multicenter.

Dalam skrining kanker serviks berbasis pemeriksaan DNA HPV, perempuan usia 30–69 tahun dapat diajarkan untuk mengambil sendiri spesimen lendir serviks melalui vagina.

Selama ini, pemeriksaan DNA HPV secara konvensional mengharuskan perempuan datang ke fasilitas kesehatan.

Lalu perempuan, menjalani pemeriksaan dengan posisi litotomi atau mengangkang di meja periksa, menggunakan alat spekulum untuk membuka vagina hingga terlihat leher rahim.

Meski prosedur dilakukan sesuai standar dan dengan pendekatan yang lembut, kenyamanan tetap menjadi tantangan besar.

Penggunaan spekulum justru menjadi salah satu hambatan utama yang membuat perempuan enggan datang ke fasilitas kesehatan untuk melakukan skrining kanker serviks.

Melalui metode self-sampling, perempuan dapat mengambil sampel sendiri dengan panduan dan pendampingan petugas kesehatan, tanpa harus menjalani pemeriksaan invasif.

Rekomendasi Untuk Anda

“Pendekatan ini lebih nyaman, lebih dapat diterima, dan berpotensi menjangkau lebih banyak perempuan yang selama ini enggan melakukan skrining,” kata dokter Tofan.

(Tribunnews.com/ Rina Ayu Panca Rini)

 

 

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas