Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun Kesehatan
LIVE ●

Sarapan Sehat Tanpa Lonjakan Gula Darah, Ini 8 Menu yang Bisa Jadi Andalan Pagi Hari

Menu sarapan yang terlihat sederhana tersebut justru bisa picu lonjakan gula darah dengan cepat, bahkan setara makanan manis. Juga buruk untuk jantung

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Aisyah Nursyamsi
Editor: willy Widianto

Ringkasan Berita:
  • Indeks glikemik merupakan ukuran yang menunjukkan seberapa cepat makanan meningkatkan kadar gula darah.
  • Banyak orang masih menganggap sarapan praktis seperti roti putih, sereal instan, hingga minuman berpemanis sebagai pilihan aman untuk memulai hari
  • Kunci sarapan sehat bukan sekadar mengenyangkan, tetapi mampu menjaga kadar gula darah tetap stabil

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Banyak orang masih menganggap sarapan praktis seperti roti putih, sereal instan, hingga minuman berpemanis sebagai pilihan aman untuk memulai hari.

Baca juga: Pisang vs Ubi Jalar Jadi Sarapan Kekinian yang Hit, Mana Lebih Aman buat Gula Darah dan Diet? 

Padahal tanpa disadari, menu sarapan yang terlihat sederhana tersebut justru bisa memicu lonjakan gula darah dengan cepat, bahkan setara makanan manis. 

Kondisi ini tidak hanya berisiko bagi penderita diabetes, tetapi juga dapat memengaruhi stabilitas energi, konsentrasi, hingga rasa lapar berlebih sepanjang hari.

Para ahli menyebut, kunci sarapan sehat bukan sekadar mengenyangkan, tetapi mampu menjaga kadar gula darah tetap stabil. Salah satu caranya adalah memilih makanan dengan indeks glikemik (GI) rendah serta mengombinasikan protein, lemak sehat, dan serat dalam satu menu.

Pola makan seperti ini terbukti membantu mencegah lonjakan gula darah sekaligus menjaga tubuh tetap bertenaga lebih lama.

Rekomendasi Untuk Anda

Berikut delapan pilihan menu sarapan yang dinilai lebih ramah gula darah dan tetap mengenyangkan:

1. Telur

Telur dikenal sebagai salah satu menu sarapan paling aman untuk menjaga kadar gula darah karena memiliki indeks glikemik hampir nol. Kandungan protein di dalam telur membantu memberikan rasa kenyang lebih lama tanpa memicu kenaikan gula darah secara signifikan.

Telur dapat diolah menjadi orak-arik dengan tambahan bayam atau sayuran hijau gelap, direbus lalu dipadukan dengan alpukat, atau dikonsumsi bersama roti gandum utuh. Health menyebut menu ini cocok untuk menjaga kestabilan energi di pagi hari.

2. Yogurt Yunani Tawar

Yogurt Yunani tanpa pemanis memiliki indeks glikemik rendah serta kaya protein dan kalsium. Berbeda dengan yogurt berperisa yang umumnya tinggi gula tambahan, yogurt tawar memberi fleksibilitas untuk menambahkan topping sehat seperti buah beri segar, kacang-kacangan, atau sedikit madu sesuai kebutuhan.

3. Roti Gandum Utuh

Roti tetap bisa menjadi pilihan sarapan, asalkan jenisnya tepat. Roti gandum utuh yang kaya serat mampu membantu menjaga kestabilan gula darah, terutama jika dikombinasikan dengan protein atau lemak sehat seperti telur, alpukat, atau selai kacang tanpa gula tambahan.

Pemilihan produk menjadi hal penting. Pastikan label bahan mencantumkan biji-bijian utuh seperti gandum hitam, quinoa, atau jelai, serta memiliki kandungan serat minimal 2,5 gram per sajian.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas