Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun Kesehatan
LIVE ●

Pencegahan Kanker Tak Cukup dari Makanan, Olahraga Jadi Kunci Utama

Tak sedikit pula yang dihantui rasa takut berlebihan terhadap makanan tertentu karena dianggap bisa langsung memicu kanker. Ternyata kuncinya olahraga

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Aisyah Nursyamsi
Editor: willy Widianto
zoom-in Pencegahan Kanker Tak Cukup dari Makanan, Olahraga Jadi Kunci Utama
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
KAMPANYE KANKER - Warga mengikuti kampanye peringatan Hari Kanker Sedunia pada Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) di kawasan Bundaran HI, Jakarta, Minggu (1/2/2026). Kegiatan tersebut sebagai bentuk dukungan motivasi bagi penderita penyakit kanker dan mengedukasi masyarakat dalam melakukan upaya pencegahan serta penanggulangannya. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

Ringkasan Berita:
  • Pesan yang ingin ditekankan bukanlah ketakutan terhadap satu makanan tertentu, melainkan kesadaran membangun gaya hidup sehat
  • Jika 30 menit terasa berat, lima atau sepuluh menit tetap lebih baik daripada tidak sama sekali.
  • Justru di situlah kekuatannya pencegahan terbaik bukan datang dari makanan ajaib,

 

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Di era media sosial yang penuh klaim kesehatan instan, banyak orang percaya bahwa ada satu “makanan super” yang mampu menangkal kanker. Ada yang mengandalkan jus tertentu, suplemen mahal, hingga diet ekstrem yang menjanjikan perlindungan total.

Baca juga: Usia 30–40 Kini Rentan Kanker Paru, Non-Perokok Tak Kebal

Tak sedikit pula yang dihantui rasa takut berlebihan terhadap makanan tertentu karena dianggap bisa langsung memicu kanker. Namun, di balik semua mitos dan ketakutan itu, para ahli justru menyampaikan pesan yang jauh lebih sederhana—dan mungkin tidak sepopuler klaim viral di internet.

Konsultan Senior Ahli Onkologi Medis Parkway Cancer Centre, Tanujaa Rajasekaran, menegaskan bahwa hingga kini tidak ada satu jenis makanan yang secara ajaib mampu mencegah kanker.

“Apakah ada satu makanan yang bisa Anda makan, dan kemudian Anda bisa menghindari kanker Anda? Tidak ada,” ujarnya dalam diskusi media di Jakarta Selatan, Jumat (27/2/2026).

Rekomendasi Untuk Anda

Menurutnya, pendekatan yang benar bukan mencari satu makanan penyelamat, melainkan membangun pola makan sehat dan seimbang. Tubuh membutuhkan kombinasi nutrisi yang lengkap sayuran, buah-buahan, protein, dan karbohidrat dalam komposisi yang tepat.

Ia juga menyoroti meningkatnya konsumsi makanan ultra-proses dalam kehidupan modern. Meski tidak selalu berhubungan langsung dengan satu jenis kanker tertentu, konsumsi berlebihan makanan ultra-proses terbukti meningkatkan risiko berbagai penyakit, termasuk kanker lambung dan kanker kolon yang prevalensinya cukup tinggi di negara berkembang.

Keripik kemasan, saus instan, burger cepat saji, hingga sosis bukan berarti harus dihindari sepenuhnya, tetapi perlu dibatasi. Pilihan makanan yang lebih alami dan minim proses jauh lebih baik untuk kesehatan jangka panjang.

Menariknya, jika harus memilih satu kebiasaan paling berdampak untuk menurunkan risiko kanker, jawabannya bukan diet mahal atau suplemen khusus.

Baca juga: Beban Kanker Indonesia Kian Berat, AI Percepat Identifikasi HER2 dan Skrining Paru

“Jika ada satu hal yang Anda ingin lakukan yang dapat menurunkan risiko kanker Anda, dan ini telah dibuktikan dalam banyak penelitian, adalah latihan. Tetapi tidak ada yang ingin mendengarnya, karena tidak mudah untuk melakukannya,” katanya.

Berbagai penelitian menunjukkan bahwa orang yang rutin berolahraga memiliki risiko lebih rendah terkena kanker dibandingkan mereka yang tidak aktif. Bahkan pada pasien yang sudah menjalani pengobatan kanker, olahraga tetap memberikan manfaat besar.

“Buat pasien kanker yang berolahraga setelah pengobatan, risiko kanker kambuh jauh lebih kecil dibandingkan mereka yang tidak berolahraga,” tambahnya.

Tak Perlu Sempurna

Olahraga yang dianjurkan adalah 3 hingga 5 kali seminggu selama sekitar 30 menit dengan intensitas cukup. Bentuknya bisa beragam, mulai dari jalan cepat, bersepeda, latihan beban, hingga latihan ketahanan.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas