Kenapa Stres Bisa Bikin Perut Kembung? Ini Penjelasan dan Cara Mengatasinya
Stres memicu respons “fight-or-flight” yang memperlambat pencernaan dan menyebabkan gas menumpuk di perut.
Editor:
Tiara Shelavie
Ringkasan Berita:
- Stres memicu respons “fight-or-flight” yang memperlambat pencernaan dan menyebabkan gas menumpuk di perut.
- Hubungan usus dan otak (gut-brain axis) membuat kondisi emosional berdampak langsung pada sistem pencernaan.
- Mengelola stres, makan dengan tenang, dan memilih makanan yang mudah dicerna dapat membantu mengurangi kembung.
TRIBUNNEWS.COM - Saat Anda sedang berada di titik tertekan secara emosional, merasa tidak enak secara fisik adalah hal terakhir yang diinginkan.
Namun, keduanya sering terjadi bersamaan. Meski tampak tidak berhubungan, stres bisa menyebabkan perut kembung (bahkan gangguan pencernaan lainnya), meskipun pola makan Anda tidak berubah. Artinya, ketika Anda mengalami hari yang buruk, Anda mungkin juga merasakan ketidaknyamanan di perut.
Mengutip Self.com, fenomena ini dikenal sebagai gut-brain axis (hubungan usus dan otak).
“Usus kita seperti otak kedua dan sangat dipengaruhi oleh sistem saraf,” kata Rebecca Ditkoff, ahli gizi. Sistem pencernaan dapat mencerminkan kondisi emosional karena keduanya saling terhubung erat.
Mengapa stres menyebabkan kembung
Sistem saraf enterik mengatur pencernaan dan berperan dalam hubungan ini. Tubuh kita bekerja dalam dua kondisi utama:
Fight-or-flight (lawan atau lari): Saat stres, tubuh melepaskan hormon seperti kortisol dan adrenalin.
Dalam kondisi ini, tubuh memprioritaskan bertahan hidup, bukan pencernaan. Aliran darah dialihkan dari sistem pencernaan ke otot.
Akibatnya:
- Pencernaan melambat
- Makanan lebih lama berada di lambung
- Gas lebih mudah terbentuk
Inilah yang menyebabkan perut terasa kembung. Pada sebagian orang, stres juga bisa memicu kram atau diare.
Baca juga: Tak Hanya Perokok: Ancaman Kanker Paru-Paru Kini Mengintai Semua Orang
Cara mengatasi perut kembung akibat stres
Berikut beberapa langkah yang bisa dilakukan:
- Latihan pernapasan untuk mengurangi stres
Coba teknik napas 4-4-4-4: tarik napas 4 detik, tahan 4 detik, hembuskan 4 detik, tahan lagi 4 detik. Ulangi beberapa kali untuk menenangkan tubuh.
- Luangkan waktu makan dengan benar
Hindari makan sambil bekerja atau terburu-buru. Duduk, fokus pada makanan, dan nikmati proses makan agar pencernaan bekerja optimal.
- Pilih makanan yang mudah dicerna
Hindari makanan yang sulit dicerna saat stres seperti brokoli, kembang kol, dan kubis. Pilih makanan hangat seperti sup atau smoothie.
- Hindari sumber gas tambahan