Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun Kesehatan
LIVE ●

Pentingnya Deteksi Dini Penyebab Sesak Napas untuk Mencegah Komplikasi

Dokter Spesialis Paru, dr. Santi Rahayu Dewayanti, Sp.P, MM, FCCP, mengingatkan bahwa sesak napas tidak boleh dianggap remeh.

zoom-in Pentingnya Deteksi Dini Penyebab Sesak Napas untuk Mencegah Komplikasi
prevention.com
ILUSTRASI SESAK NAPAS - Dokter Spesialis Paru, dr. Santi Rahayu Dewayanti, Sp.P, MM, FCCP, mengingatkan bahwa sesak napas tidak boleh dianggap remeh. Meski sering dikaitkan dengan paru, sesak napas bisa disebabkan banyak hal. 

Ringkasan Berita:
  • Banyak orang menganggap sesak napas sebagai hal biasa, terutama saat lelah atau perubahan cuaca.
  • Padahal, gejala ini bisa menjadi tanda awal penyakit serius.
  • Dokter Spesialis Paru, dr. Santi Rahayu Dewayanti, Sp.P, MM, FCCP, mengingatkan bahwa sesak napas tidak boleh dianggap remeh.

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Banyak orang menganggap sesak napas sebagai hal biasa, terutama saat lelah atau perubahan cuaca.

Padahal, gejala ini bisa menjadi tanda awal penyakit serius.

Baca juga: Pasien Sesak Napas Harus Ditangani Kurang 5 Menit, Ini Risiko Fatal Jika Terlambat

Dokter Spesialis Paru, dr. Santi Rahayu Dewayanti, Sp.P, MM, FCCP, mengingatkan bahwa sesak napas tidak boleh dianggap remeh.

“Sesak nafas, sekali lagi, jangan dianggap sepele ya,” tegasnya pada talkshow kesehatan virtual yang diselenggarakan di akun Instagram Kementerian Kesehatan, Minggu (5/4/2026).

Baca juga: Radang Tenggorokan dan Sesak Napas Kerap Muncul? Pendekatan Alami Jadi Bagian Gaya Hidup Sehat

Sesak Napas Tidak Selalu Soal Paru

Rekomendasi Untuk Anda

Meski sering dikaitkan dengan paru, sesak napas bisa disebabkan banyak hal.

Mulai dari:

  • Infeksi paru
  • Penyakit jantung
  • Gangguan ginjal
  • Penumpukan cairan di tubuh

“Sesak nafas itu banyak sebabnya,” jelasnya. 

Dari Ringan Bisa Jadi Berat

Awalnya mungkin hanya batuk atau pilek.

Namun jika dibiarkan, bisa berkembang menjadi kondisi serius seperti pneumonia.

“Kalau berat, biasanya perlu mendapat perawatan,” ujarnya.

Gejala yang perlu diwaspadai:

Jangan Tunggu Sampai Parah

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas