Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun Kesehatan
LIVE ●

Bukan Sekadar Jalan Kaki, Ini Pola Olahraga yang Efektif Tekan Gula Darah

Jalan kaki atau jogging dianggap sudah cukup untuk menjaga kadar gula darah tetap stabil. Namun ini tidak berlaku bagi penderita diabetes.

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Bukan Sekadar Jalan Kaki, Ini Pola Olahraga yang Efektif Tekan Gula Darah
joyt
Ilustrasi jogging 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Aisyah Nursyamsi

Ringkasan Berita:
  • Olahraga ringan seperti jalan kaki atau jogging dianggap sudah cukup untuk menjaga kadar gula darah tetap stabil.
  • Namun ini tidak berlaku bagi penderita diabetes.
  • Pola olahraga yang dilakukan ternyata perlu lebih terstruktur dan seimbang.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Banyak orang mengira olahraga ringan seperti jalan kaki atau jogging sudah cukup untuk menjaga kadar gula darah tetap stabil.

Namun bagi penderita diabetes, pola olahraga yang dilakukan ternyata perlu lebih terstruktur dan seimbang.

Baca juga: Risiko Cedera saat Olahraga Padel bagi Pemula, Gejalanya Muncul Perlahan, Jarang Disadari

Dokter Spesialis Penyakit Dalam sekaligus pendiri komunitas Sobat Diabet dr. Rudy Kurniawan, Sp.PD, MM, MARS, Dip.TH, Dip.SN, DCD, FINASIM, FRSPH, IDF-F menegaskan bahwa olahraga memiliki peran penting dalam membantu tubuh mengelola gula darah, terutama melalui pembentukan otot.

“Jadi pembentukan otot yang baik itu menjadi kunci untuk pembakaran gula yang lebih optimal,” ujarnya pada acara Beat Diabetes 2026, yang mengangkat topik Remisi Diabetes melalui Gaya Hidup Sehat yang diselenggarakan Tropicana Slim, Minggu (12/4/2026). 


Otot Bukan Sekadar Estetika, Tapi “Mesin” Pembakar Gula

Menurut dr. Rudy, otot memiliki peran besar dalam metabolisme tubuh, termasuk dalam mengolah gula darah.

“Ketika ototnya optimal, tidak ada sarkopenia, itu akan membuat badan kita memetabolisme gula akan lebih baik,” jelasnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Artinya, setelah makan, tubuh lebih mudah mengontrol lonjakan gula karena otot membantu proses pembakaran secara efisien.

 

Hasil monitoring usai olahraga jogging pendek yang tersaji di layar smartwatch Amazfit GTR 2.
Hasil monitoring usai olahraga jogging pendek yang tersaji di layar smartwatch Amazfit GTR 2. (TRIBUNNEWS/CHOIRUL ARIFIN)

Durasi dan Pola Sudah Ada Standarnya

Olahraga untuk penderita diabetes tidak bisa dilakukan asal-asalan.

“Olahraga secara umum sama. Jadi secara durasi ada 150 menit per minggu, dimana secara pecahan frekuensi ada 5 kali, 2 diantaranya bersifat latihan beban,” ujar dr. Rudy.

Ia menambahkan, olahraga harus mencakup beberapa jenis sekaligus agar manfaatnya maksimal:

Kardio (seperti jalan cepat atau lari)

Latihan kekuatan (angkat beban)

Latihan keseimbangan

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas