Cara Unik Aldi Taher Jualan Burger Curi Perhatian, Ide Strategi Dagang Muncul dari Baca Al-Qur’an
Cara Aldi Taher mempromosikan jualan burgernya mendapat sorotan belakangan ini. Sang artis meraup pasar dengan strategi yang tak lazim.
Penulis:
M Alivio Mubarak Junior
Editor:
Anita K Wardhani
Laporan Wartawan Tribunnews.com, M Alivio Mubarak Junior
Ringkasan Berita:
- Cara Aldi Taher mempromosikan jualan burgernya mendapat sorotan belakangan ini.
- Sang artis boleh dikatakan meraup pasar dengan strategi yang tak lazim.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Cara Aldi Taher mempromosikan jualan burgernya mendapat sorotan belakangan ini.
Bukan tanpa alasan, mantan suami Dewi Perssik itu hanya bermodalkan spam komentar di sosial media membuat dagangan burger-nya mendapat perhatian.
Baca juga: Tetangga Siram Gerai Burger Miliknya, Aldi Taher Sebut Itu Siraman Cinta : Mirip Wahana di Dufan
Aldi mempromosikan bisnisnya dengan gaya absurd dan nyeleneh. Terungkap asal usul idenya.
Bahkan hampir setiap harinya selalu habis terjual.
Strategi Pemasaran Unik
Burger Aldi Taher boleh dikatakan meraup pasar dengan strategi yang tak lazim.
Burger ini dipasarkan dengan strategi unik yang mengandalkan keviralan, kejujuran, dan kejenakaan, sering kali dipromosikan melalui media sosial pribadinya dengan gaya santai.
Pemasarannya menekankan pada "Galager Burger" (ukuran super jumbo).
Burger ini dijual seharga Rp60.000-an dan burger ekonomis mulai Rp20.000-an, menonjolkan roti lembut, patty tebal buatan sendiri, dan mayones yang melimpah.
Berikut adalah poin-poin utama pemasaran Aldis Burger:
Pemasaran Nyeleneh & Jujur:
Aldi mempromosikan bisnisnya dengan gaya absurd, sering mengaku "BU" (Butuh Uang) secara blak-blakan, dan bahkan mempromosikan burger kompetitor (seperti Burger Bangor/Blenger), yang justru menarik perhatian netizen.
Fokus pada Konten Viral: Pemasaran tidak menggunakan iklan konvensional, melainkan mengandalkan konten Reels/Shorts yang spontan dan viral di Instagram/YouTube, sering kali diulas oleh influencer.
Dijuluki S3 Marketing
Fenomena ini membuat Aldi Taher dijuluki sebagai S3 Marketing karena strateginya.
Menanggapi itu, Aldi mengaku tidak memiliki strategi khusus dan promosi jualannya juga tak direncanakan.
Baca tanpa iklan