HPV Tak Hanya Serang Perempuan, Dokter Ungkap 'Beban Tersembunyi' pada Laki-laki
Ancaman virus HPV kerap dianggap hanya berkaitan dengan perempuan, tapi bisa menyerang laki-laki
Penulis:
Aisyah Nursyamsi
Editor:
Facundo Chrysnha Pradipha
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Aisyah Nursyamsi
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Selama ini, virus HPV kerap dianggap hanya berkaitan dengan perempuan, terutama kanker serviks.
Namun faktanya, ancaman virus ini jauh lebih luas dan juga membebani laki-laki.
Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin, Dr. dr. Hanny Nilasari, Sp.D.V.E, Subsp. Ven, FINSDV, FAADV menegaskan bahwa pemahaman ini perlu segera diluruskan.
“Saya mempunyai tugas yaitu bagaimana caranya kita memahami bahwa bukan hanya pada perempuan terkait dengan kanker suffix ini tetapi juga berdennya ada pada laki-laki,” ujarnya acara Kelas Jurnalis 2026: Perlindungan Sejak Dini dari HPV, untuk Semua di Jakarta Pusat diselenggarakan MSD Indonesia, Selasa (21/4/2026).
HPV atau Human Papilloma Virus merupakan infeksi yang sangat umum di seluruh dunia. Virus ini tidak hanya menyerang organ reproduksi, tetapi juga bisa mengenai kulit.
Jenisnya pun sangat banyak, bahkan mencapai lebih dari 150 tipe.
Namun, tipe HPV 16 dan 18 diketahui sebagai penyebab utama kanker serviks.
“Ternyata bahwa HPV tipe atau nomor 16 dan HPV nomor 18 ini menyebabkan 70 persen kanker serviks” jelasnya.
Tak hanya itu, sekitar 90 persen kasus kanker serviks juga disebabkan oleh infeksi HPV.
Yang sering luput dari perhatian, virus ini tidak memilih gender.
Baca juga: Kemenkes Siapkan Vaksin HPV untuk Anak Laki-laki Demi Putus Rantai Penularan
“Dan ternyata HPV tidak hanya menyerang perempuan tetapi juga laki-laki,” tegasnya.
Artinya, HPV adalah masalah kesehatan bersama, bukan hanya isu perempuan.
Infeksi Bisa Tanpa Gejala, Laki-laki Sering Tidak Sadar
Salah satu tantangan terbesar dari HPV adalah sifatnya yang sering tidak bergejala.
Baca tanpa iklan