Dokter: Efek Campak Bisa Muncul ke Otak Bertahun-tahun Kemudian
Dokter mengingatkan campak tak selalu ringan, karena efeknya bisa menyerang otak bahkan bertahun-tahun setelah terinfeksi.
Penulis:
Aisyah Nursyamsi
Editor:
Acos Abdul Qodir
Salah satu metode yang digunakan adalah analisis cairan sumsum tulang belakang guna memastikan ada tidaknya peradangan.
Dampak Jangka Panjang
Selain radang otak, campak juga dapat berdampak pada fungsi kognitif seperti memori.
“Mayoritas dibilang temporary (sementara),” ujarnya.
Namun dalam sejumlah kasus, gangguan tersebut dapat bertahan lebih lama.
“Walaupun ada juga, satu bagian sekian ratus ribu, itu kok agak persisten,” jelasnya.
Ia menambahkan, proses pemulihan pada kondisi tertentu bisa memakan waktu panjang.
“Dan biasanya satu tahun,” tambahnya.
Baca juga: Bukan Cuma Anak, Dokter Tegaskan Orang Dewasa Juga Bisa Kena Campak dan Risikonya Lebih Berat
Menurutnya, komplikasi yang muncul tidak selalu disebabkan oleh virus semata, melainkan juga dipengaruhi kondisi tubuh secara keseluruhan.
“Akumulasi dari yang lain,” ujarnya.
Hal ini menunjukkan bahwa daya tahan tubuh, kondisi kesehatan, serta faktor lain dapat memengaruhi risiko komplikasi pasca-infeksi.
Campak selama ini kerap dianggap sebagai penyakit ringan.
Namun dengan adanya potensi dampak jangka panjang, termasuk gangguan pada otak, kewaspadaan tetap diperlukan, terutama dalam menjaga kondisi imun tubuh dan memantau gejala lanjutan setelah infeksi.
Baca tanpa iklan