Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Kesehatan
LIVE ●

Penyebab Nyamuk Pilih-pilih Gigit Orang Menurut Hasil Penelitian

Para ilmuwan menegaskan golongan darah, warna kulit, mata, atau rambut belum terbukti memengaruhi pilihan nyamuk.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Hasanudin Aco
zoom-in Penyebab Nyamuk Pilih-pilih Gigit Orang Menurut Hasil Penelitian
Twitter
Ilustrasi digigit nyamuk. Secara ilmiah dijelaskan mengapa nyamuk cenderung menggigit orang tertentu. /Foto.dok 

“Campuran molekul yang dihasilkan oleh mikrobiota kita lebih atau kurang menarik bagi nyamuk,” jelas Dr. Simard.

Penelitian menunjukkan bahwa manusia melepaskan antara 300 hingga 1.000 senyawa berbau yang berbeda, tetapi para ilmuwan baru mulai memahami senyawa mana yang menarik nyamuk.

Dalam studi terbaru Profesor Ignell, para peneliti memaparkan 42 wanita di laboratorium pada nyamuk Aedes aegypti – yang dikenal sebagai penyebar demam kuning dan demam berdarah – untuk melihat serangga mana yang lebih disukai. 

“Kami telah menunjukkan bahwa nyamuk menggunakan campuran senyawa berbau (kami mengidentifikasi 27 senyawa yang dapat dideteksi nyamuk, dari 1.000 senyawa yang mungkin ada) untuk menarik perhatian kita,” katanya.

Wanita yang paling menarik bagi nyamuk – termasuk wanita hamil di trimester kedua – menghasilkan kadar senyawa yang tinggi yang terbentuk dari penguraian sebum, yaitu zat berminyak yang diproduksi oleh kulit. 

Profesor Ignell menekankan bahwa bahkan peningkatan kecil pada senyawa ini – yang disebut “1-okten-3-ol” atau alkohol jamur – membuat perbedaan, yang merupakan hal yang mengejutkan.

“Nyamuk adalah makhluk yang menakjubkan,” tambahnya.

PENGASAPAN - Petugas Kelurahan Batusari, Batuceper, Kota Tangerang, melakukan pengasapan sarang nyamuk Aedes Aegypti di lingkungan warga Rt 01/03, Senin (25/7/2022). Pengasapan dilakukan setelah 26 orang warga setempat terserang enyakit chikungunya. WARTA KOTA/NUR ICHSAN
PENGASAPAN - Petugas Kelurahan Batusari, Batuceper, Kota Tangerang, melakukan pengasapan sarang nyamuk Aedes Aegypti di lingkungan warga Rt 01/03 beberapa waktu lalu. Pengasapan dilakukan setelah 26 orang warga setempat terserang enyakit chikungunya. WARTA KOTA/NUR ICHSAN 

Bir membuat Anda menarik

Rekomendasi Untuk Anda

Minum bir juga dikaitkan dengan menarik nyamuk, karena bir meningkatkan suhu tubuh, meningkatkan karbon dioksida yang dihembuskan, dan mengubah bau kulit, menurut beberapa penelitian.

Dalam penelitian terstandarisasi yang dilakukan di Burkina Faso, para sukarelawan minum bir dan, beberapa hari kemudian, air, untuk melihat kondisi mana yang lebih disukai nyamuk.

Nyamuk Anopheles , yang dapat menyebarkan malaria, lebih tertarik oleh aroma para peminum bir.

Dalam sebuah studi tahun 2023 di Belanda, 465 sukarelawan memasukkan lengan mereka ke dalam sangkar yang berisi nyamuk Anopheles betina. 

Para sukarelawan yang telah minum bir dalam 24 jam sebelumnya 1,35 kali lebih menarik bagi nyamuk.

Menemukan alasan mengapa nyamuk lebih menyukai orang-orang tertentu telah menjadi masalah yang semakin mendesak seiring dengan perubahan iklim yang memperluas wilayah jelajah mereka.

Sebagai contoh, nyamuk macan, vektor virus chikungunya, menyebar ke wilayah baru.

Pada tahun 2025 , chikungunya mencapai wilayah Alsace di Prancis untuk pertama kalinya.

“Risiko ini memengaruhi semakin banyak orang,” kata Dr. Simard.

Jadi apa yang bisa Anda lakukan untuk menghindari gigitan?

"Cobalah pakaian longgar yang menutupi kulit Anda, kelambu, dan obat anti nyamuk," saran Dr. Simard.

“Cobalah untuk makan makanan ringan  dan kurangi konsumsi alkohol,” tambahnya.

 

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas