Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Kesehatan
LIVE ●

Kemenkes Pastikan Infrastruktur Kesehatan Nasional Siap Hadapi Hantavirus

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI memastikan kesiapan infrastruktur kesehatan nasional dalam menghadapi potensi ancaman Hantavirus.

Tayang:
Baca & Ambil Poin

Ringkasan Berita:
  • Kemenkes siagakan 21 rumah sakit sentinel menghadapi potensi penyebaran virus Hantavirus nasional.
  • Pemerintah perketat pengawasan pintu masuk negara melalui thermal scanner dan deklarasi kesehatan.
  • Kemenkes tingkatkan kapasitas tenaga kesehatan lewat pelatihan deteksi dini kasus Hantavirus.

 

TRIBUNNEWS.COM – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI memastikan kesiapan infrastruktur kesehatan nasional dalam menghadapi potensi ancaman Hantavirus.

Pemerintah telah menyiagakan puluhan rumah sakit rujukan dan memperketat pengawasan di pintu masuk negara untuk mendeteksi dini masuknya varian virus berbahaya.

Juru Bicara Kementerian Kesehatan, Widyawati, mengungkapkan pemerintah telah membangun sistem deteksi yang tersebar di berbagai wilayah strategis.

Langkah ini merupakan bagian dari sistem ketahanan kesehatan nasional yang telah dikembangkan sejak beberapa tahun terakhir.

"Kemenkes sudah melakukan beberapa langkah, contohnya menerbitkan surat edaran kewaspadaan untuk meningkatkan kewaspadaan di fasilitas kesehatan, dinas kesehatan, hingga UPT kekarantinaan kesehatan," ujar Widyawati dalam diskusi Overview Tribunnews, Rabu (13/6/2026).

Rekomendasi Untuk Anda

Terkait kesiapan layanan rujukan, Widyawati merinci bahwa sudah ada puluhan rumah sakit yang memiliki kompetensi khusus untuk menangani kasus infeksi emerging.

"Sudah ada 21 rumah sakit Sentinel di 20 provinsi, contohnya ada di DKI, Jawa Barat, Jawa Tengah, hingga Sumatra Barat. Jadi ada 21 rumah sakit yang sedia terkait dengan virus Hanta ini," jelasnya.

Selain fasilitas perawatan, pemerintah juga memperkuat lini pengawasan di perbatasan negara melalui pemeriksaan ketat terhadap pelaku perjalanan.

"Kesiapsiagaan juga dilakukan di pengawasan pintu masuk. Ada thermal scanner, pengamatan visual, deklarasi kesehatan, serta melakukan risk-based assessment untuk alat angkutnya," tambah Widyawati.

Widyawati juga menegaskan bahwa peningkatan kapasitas tenaga kesehatan terus dilakukan agar deteksi kasus di lapangan bisa berjalan lebih cepat.

"Pemerintah sudah menyiapkan surveilans sentinel penyakit infeksi emerging dan melakukan peningkatan kapasitas bagi tenaga kesehatan melalui pelatihan serta workshop untuk meningkatkan penemuan suspek penyakit virus Hanta," ungkapnya.

Baca juga: Kemenkes dan Pakar Ingatkan PHBS Jadi Kunci Utama Tangkal Ancaman Hantavirus

Tak Perlu Panik, Terapkan PHBS

Kemenkes mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terjebak dalam kepanikan terkait isu penyebaran Hantavirus di tanah air.

Karakteristik Hantavirus sangat berbeda dengan COVID-19 dan bukan merupakan ancaman pandemi baru.

Widyawati menyatakan bahwa kesiapsiagaan pemerintah saat ini sudah sangat matang karena Hantavirus bukanlah penyakit baru bagi sistem kesehatan Indonesia.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas