Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Kesehatan
LIVE ●

Tak Hanya Manis, Ini Sederet Manfaat Anggur bagi Kesehatan

Rutin makan anggur dapat membantu menurunkan kolesterol, menjaga tekanan darah, dan meningkatkan kesehatan usus serta otak.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Tiara Shelavie
zoom-in Tak Hanya Manis, Ini Sederet Manfaat Anggur bagi Kesehatan
Pexels
MANFAAT BUAH - Foto ilustrasi buah anggur diambil dari situs bebas royalti Pexels. Rutin makan anggur dapat membantu menurunkan kolesterol, menjaga tekanan darah, dan meningkatkan kesehatan usus serta otak. 
Ringkasan Berita:
  • Anggur mengandung resveratrol, polifenol, dan serat yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh.
  • Rutin makan anggur dapat membantu menurunkan kolesterol, menjaga tekanan darah, dan meningkatkan kesehatan usus serta otak.
  • Meski mengandung gula cukup tinggi, anggur tetap menjadi camilan sehat jika dikonsumsi dalam porsi wajar.

TRIBUNNEWS.COM - Manusia telah mengonsumsi anggur selama lebih dari 20.000 tahun, tetapi baru pada awal tahun 2000-an para ilmuwan mulai meneliti manfaat kesehatannya yang luas.

“Ketertarikan awal dimulai dari resveratrol—senyawa yang banyak ditemukan pada anggur merah dan hitam—serta manfaatnya bagi umur panjang dan kesehatan jantung,” kata Dr. Zhaoping Li, kepala divisi nutrisi klinis di UCLA Health, yang juga meneliti buah ini. Sejak saat itu, anggur dan berbagai nutrisi yang dikandungnya dikaitkan dengan kesehatan otak, usus, hingga tulang yang lebih baik.

Karena itu, Dr. Li selalu menyimpan anggur di rumahnya. “Saya tinggal di California, kami menanam banyak anggur dengan berbagai warna yang selalu tersedia dan cukup terjangkau,” katanya. “Biasanya saya punya dua jenis anggur di rumah, satu hijau dan satu ungu.”

Mengutip The Telegraph, berikut enam manfaat anggur bagi kesehatan serta cara terbaik menikmatinya.

Manfaat Kesehatan Anggur

1. Menurunkan Kolesterol

Dalam penelitian Dr. Li yang dipublikasikan di jurnal Nutrients, anggur terbukti membantu menurunkan kolesterol.

“Kami meminta orang sehat mengonsumsi satu setengah cangkir anggur setiap hari selama empat minggu,” ujarnya. Meski mendapat camilan tambahan setiap hari, tidak ada peserta yang mengalami kenaikan berat badan.

Rekomendasi Untuk Anda

“Namun, kami melihat penurunan kolesterol secara keseluruhan,” katanya. Kolesterol total dan kolesterol LDL atau “kolesterol jahat” turun sekitar 6 persen.

Menurut Dr. Li, anggur tampaknya menghambat hati—organ utama pembentuk kolesterol—dalam memproduksi kolesterol baru. Selain itu, anggur juga membantu mencegah penyerapan kolesterol di usus dan menurunkan kadar kolesterol teroksidasi yang bersifat meradang.

Senyawa pelindung dalam anggur seperti catechin, proanthocyanidin, dan anthocyanin (kelompok flavonoid) diduga bertanggung jawab atas efek ini. Kandungan serat dalam anggur juga membantu membuang kolesterol berlebih dari tubuh.

Hal ini baik untuk kesehatan jantung karena kadar kolesterol yang lebih rendah dapat mengurangi risiko serangan jantung dan stroke.

Baca juga: 3 Tanaman Herbal Ini Ternyata Punya Manfaat Besar untuk Ginjal

2. Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Polifenol, senyawa antiradang yang ditemukan pada buah seperti anggur, juga memberi manfaat tambahan bagi kesehatan jantung.

Senyawa ini bertindak sebagai antioksidan yang menetralkan radikal bebas berbahaya dalam darah yang dapat merusak sel.

Sebuah studi besar oleh peneliti Harvard mengaitkan konsumsi anggur, apel, dan pir dengan risiko tekanan darah tinggi yang lebih rendah. Para ilmuwan menduga polifenol dalam anggur membantu melebarkan pembuluh darah.

Dr. Li menyarankan mengganti camilan asin dengan segenggam anggur untuk mendapatkan manfaat lebih besar.

3. Meningkatkan Keragaman Mikrobioma Usus

“Tidak berlebihan jika mengatakan anggur bermanfaat bagi kesehatan usus,” kata Dr. Li.

Dalam penelitiannya, orang yang makan anggur setiap hari selama empat minggu mengalami peningkatan variasi bakteri baik di usus. Kondisi ini sering dikaitkan dengan risiko lebih rendah terkena penyakit kronis seperti diabetes tipe 2 dan penyakit jantung.

Konsumsi anggur juga meningkatkan jumlah bakteri Akkermansia, yang dikaitkan dengan kesehatan metabolisme dan sistem imun yang lebih baik.

Hal ini kemungkinan berkat kombinasi serat dan polifenol dalam anggur yang menjadi makanan bagi bakteri baik di usus.

4. Mendukung Kesehatan Otak

“Ada banyak data yang menunjukkan bahwa anggur baik untuk otak,” ujar Dr. Li.

Tinjauan sistematis dari delapan studi oleh University of Aberdeen menemukan bahwa anggur dapat meningkatkan fungsi kognitif, termasuk perhatian, memori spasial, dan fungsi eksekutif.

Manfaat ini diduga berasal dari kandungan flavonoid tinggi, terutama anthocyanin yang banyak ditemukan pada anggur ungu.

Studi hewan juga mengaitkan resveratrol dalam kulit dan biji anggur dengan daya ingat yang lebih baik serta risiko lebih rendah terbentuknya plak otak yang terkait dengan penyakit Alzheimer's disease.

Dr. Li menambahkan bahwa manfaat otak juga mungkin terkait dengan kesehatan usus, karena mikrobioma usus berhubungan langsung dengan fungsi otak.

5. Mendukung Kesehatan Tulang dan Otot

“Anggur, seperti banyak buah lainnya, membantu mengurangi peradangan yang berperan besar dalam penuaan dan penyakit kronis,” kata Dr. Li.

Penelitian laboratorium mengaitkan konsumsi dua porsi anggur per hari dengan peningkatan massa otot.

Studi hewan juga menunjukkan anggur dapat membantu tulang mempertahankan kalsium, yang berpotensi memperlambat pengeroposan tulang dan penuaan tulang.

6. Memperlambat Penuaan

Pada 2003, David Sinclair menemukan bahwa resveratrol dapat meningkatkan kelangsungan hidup sel pada ragi dan kemudian tikus.

Meski penelitian lanjutan pada manusia memberi hasil yang kurang konsisten, riset terbaru dari University of Navarra menemukan bahwa orang yang mengonsumsi banyak makanan kaya polifenol—termasuk anggur, beri, dan buah gelap lainnya—tampak mengalami penuaan lebih lambat.

Polifenol diketahui membantu mengurangi peradangan yang diduga berperan dalam proses penuaan.

Cara Paling Sehat Mengonsumsi Anggur

Porsi yang direkomendasikan adalah sekitar 80 gram atau 10–12 butir anggur.

Satu porsi ini mengandung sekitar:

54 kalori
0,6 gram serat
12 gram gula

Karena kandungan airnya sekitar 80 persen, anggur juga membantu hidrasi tubuh.

Saat memilih warna, anggur berwarna gelap seperti merah, ungu, dan hitam dianggap lebih bernutrisi dibanding anggur hijau. Jenis ini mengandung anthocyanin dan resveratrol lebih tinggi.

Namun, Dr. Li menyarankan tetap mengonsumsi berbagai warna anggur karena masing-masing memiliki komposisi nutrisi berbeda.

Anggur bisa dinikmati segar atau dibekukan. Membekukan anggur di rumah tidak mengurangi nilai gizinya.

Jika membeli anggur beku, kandungan nutrisinya bahkan bisa lebih baik karena biasanya dibekukan segera setelah dipanen saat kondisi paling matang.

Namun, mengonsumsi anggur dalam bentuk wine merah tidak direkomendasikan untuk mendapatkan manfaat resveratrol.

“Penelitian menunjukkan Anda perlu minum 1.000 liter wine merah per hari untuk mendapatkan dosis resveratrol yang dibutuhkan,” kata Dr. Li.

Hal yang Perlu Diperhatikan

“Anggur mengandung cukup banyak gula,” kata Dr. Li.

Hal ini dapat memengaruhi kadar gula darah, terutama pada penderita diabetes tipe 2. Namun, anggur tetap bisa menjadi pilihan yang lebih sehat dibanding makanan ringan kurang bergizi seperti sereal manis atau kukis.

Kesimpulan

“Rutin makan anggur, meski termasuk buah dengan kadar gula cukup tinggi, tetap bisa memberi banyak manfaat kesehatan,” kata Dr. Li.

Anggur merupakan makanan alami yang kaya karbohidrat, mineral, vitamin, serat larut, dan fitonutrien seperti resveratrol yang bermanfaat bagi tubuh.

(*)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas