Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Kesehatan
LIVE ●

263 Kasus Campak Ditemukan di Aceh, Wamenkes Soroti Rendahnya Imunisasi 

Realisasi vaksinasi di Aceh menyentuh angka 33 persen, sebuah angka yang dinilai mengkhawatirkan dan sudah terbukti dengan banyaknya kasus campak.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in 263 Kasus Campak Ditemukan di Aceh, Wamenkes Soroti Rendahnya Imunisasi 
Tribunnews.com/M Alivio Mubarak Junior
IMUNISASI DI ACEH RENDAH - Wakil Menteri Kesehatan RI, Dante Saksono Harbuwono mengungkapkan rendahnya cakupan vaksinasi turut berdampak pada meningkatnya kasus campak di Aceh yang kini tercatat mencapai 263 kasus. Pernyataan tersebut disampaikan saat agenda Kunjungan Lapangan Tematik dan Media Briefing Mengejar Anak Zero Dose Imunisasi di Banda Aceh, Jumat (22/5/2026). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, M Alivio Mubarak Junior

Ringkasan Berita:
  • Rendahnya capaian imunisasi anak di Provinsi Aceh saat ini tengah menjadi sorotan tajam.
  • Realisasi vaksinasi di daerah ini menyentuh angka 33 persen, sebuah angka yang dinilai mengkhawatirkan.
  • Angka masih sangat rendah jika dibandingkan target nasional 90 persen.

 

 


TRIBUNNEWS.COM, ACEH - Capaian imunisasi anak di Provinsi Aceh saat ini tengah menjadi sorotan tajam.

Bagaimana tidak, realisasi vaksinasi di daerah berjudul Serambi Mekah tersebut tercatat baru menyentuh angka 33 persen, sebuah angka yang dinilai masih sangat mengkhawatirkan.

Baca juga: Indonesia Masuk 6 Besar Dunia Zero Dose Imunisasi, Ancaman Polio hingga Campak Mengintai

Kondisi ini berbanding terbalik dengan target yang dipatok oleh pemerintah pusat, di mana cakupan imunisasi nasional seharusnya wajib menembus angka 90 persen.

Ketertinggalan yang cukup 'jomplang' ini dibeberkan langsung oleh Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) RI, Dante Saksono Harbuwono. 

Rekomendasi Untuk Anda

Hal tersebut ia ungkapkan di sela-sela agenda Kunjungan Lapangan Tematik dan Media Briefing Mengejar Anak Zero Dose Imunisasi yang berlangsung di Posyandu ILP Sejahtera Gampong Panteriek, Kecamatan Lueng Bata, Banda Aceh, serta UPTD Puskesmas Lueng Bata.

"Kenapa saya memilih untuk melakukan kunjungan di Aceh terutama, karena salah satu di antaranya adalah masalah tentang cakupan vaksin imunisasi yang masih rendah," kata Dante di Banda Aceh, Jumat, (22/5/26).

Bandingkan dengan Capaian Nasional

Dante memaparkan, jika menilik data secara nasional pada tahun lalu, rata-rata daerah di Indonesia sebenarnya sudah berhasil mengamankan angka 80,2 persen. 

Sayangnya, rapor Aceh justru jeblok dan tertahan di angka 33 persen.

"Target kita harusnya 90 persen. Masih ada PR banyak untuk Aceh," ujar Dante.

Dampak Nyata Imunisasi Rendah, Ratusan Anak Terkena Campak

VIRUS CAMPAK - Petugas kesehatan memberikan imunisasi campak gratis kepada anak di Kota Tangerang sebagai upaya mencegah penyebaran penyakit.
VIRUS CAMPAK - Petugas kesehatan memberikan imunisasi campak gratis kepada anak di Kota Tangerang sebagai upaya mencegah penyebaran penyakit. (HO/IST)

Rendahnya kesadaran dan cakupan vaksinasi ini bukan tanpa risiko. Dante menegaskan, imbas langsung dari minimnya imunisasi adalah melonjaknya grafik penularan berbagai penyakit menular yang sejatinya bisa diantisipasi sejak dini lewat vaksin. 

Salah satu yang kini polanya mulai naik adalah penyakit campak.

Berdasarkan data terbaru, saat ini sudah ditemukan sebanyak 263 kasus campak yang tersebar di wilayah Aceh. Khusus untuk wilayah Ibu Kota Provinsi, yakni Banda Aceh, ditemukan sebanyak 24 kasus.

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas