Resmi Diganti Nanik S Deyang, Ini 7 Pernyataan Kontroversi Dadan Hindayana Selama Pimpin BGN
Selama satu setengah tahun menjabat sebagai kepala BGN, berikut 7 pernyataan kontroversial Dadan ini yang dirangkum oleh Tribunnews.com.
Penulis:
Rina Ayu Panca Rini
Editor:
Anita K Wardhani
Ringkasan Berita:
- Dadan Hindayana dicopot dari jabatannya sebagai Kepala Badan Gizi nasional (BGN).
- Kini posisinya digantikan oleh Nanik S Deyang yang sebelumnya menduduki Wakil Kepala BGN.
- Selama satu setengah tahun menjabat sebagai kepala BGN, berikut 7 pernyataan kontroversial Dadan.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pemerintah memutuskan untuk mencopot Dadan Hindayana yang semula menjabat sebagai kepala Badan Gizi nasional (BGN) kini digantikan oleh Nanik S Deyang.
Pemerintah menegaskan pergantian ini tidak akan mengganggu pelaksanaan program nasional tersebut.
Baca juga: Sosok dan Rekam Jejak 3 Pimpinan Baru BGN Pilihan Prabowo Usai Dadan Hindayana cs Dicopot
Dalam susunan baru tersebut Wakil Kepala BGN yang sebelumnya diisi Lodewijk Paulus dan Sony Sanjaya kini dipercayakan kepada Agustina Arum Sari dan Mayjen TNI Trenggono.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan, pergantian kepemimpinan ini untuk memperkuat kinerja organisasi sekaligus mempercepat pelaksanaan berbagai program prioritas yang dijalankan BGN.
“Kepada tiga pimpinan BGN yang baru kami berharap untuk dapat segera melakukan konsolidasi internal, memperkuat koordinasi lintas kementerian dan lembaga, serta memperkuat koordinasi bersama pemerintah daerah baik provinsi maupun kabupaten/kota, serta memastikan seluruh program BGN dapat tetap berjalan dengan sebaik-baiknya,” kata Prasetyo di Jakarta, Selasa (2/6/2026).
Dalam mengumumkan itu, Pemerintah berharap kepada jajaran pimpinan baru agar mampu meningkatkan tata kelola organisasi dan menghadirkan manfaat yang semakin nyata bagi masyarakat, khususnya dalam upaya peningkatan kualitas gizi, kesehatan, dan sumber daya manusia Indonesia.
Di tengah proses transisi kepemimpinan tersebut, pemerintah memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap menjadi prioritas utama.
“Pemerintah akan terus memastikan bahwa selama proses evaluasi yang terus kita
laksanakan, seluruh program BGN tetap berjalan sebagaimana mestinya. Pelayanan kepada masyarakat tidak boleh terganggu sama sekali,” ujar Prasetyo.
Langkah penyegaran ini menjadi awal yang baik bagi penguatan pelaksanaan program MBG.
Selain sebagai upaya meningkatkan kualitas gizi generasi muda, program tersebut juga diharapkan menjadi investasi jangka panjang bagi pembangunan sumber daya manusia Indonesia serta penggerak ekonomi nasional.
Pernyataan Kontroversi
Selama satu setengah tahun menjabat sebagai kepala BGN, berikut 7 pernyataan kontroversial Dadan ini yang dirangkum oleh Tribunnews.com.
1. Sebut Gizi Timnas kurang baik
Pada sebuah kegiatan Dadan hindayana pernah berkelakar bahwa kekalahan Timnas Indonesia dalam hal sepak bola dikarenakan gizi para pemain timnas yang kurang baik.
"Jadi jangan heran kalau PSSI itu sulit menang, karena main 90 menit berat. Kenapa? Karena gizinya tidak bagus dan banyak pemain bola lahir dari kampung," ujar Dadan, di acara Penandatanganan MoU di Kantor Kementerian PU, Jakarta, pada Maret lalu.