Pria 30-40 Tahun Waspada! Gangguan Ereksi Tanda Awal Penyakit Pembuluh Darah, Berisiko Stroke
Banyak pria menganggap gangguan ereksi hanya berkaitan dengan masalah seksual. Padahal, bisa jadi tubuh mengalami gangguan kesehatan lebih serius.
Penulis:
Aisyah Nursyamsi
Editor:
Willem Jonata
Ringkasan Berita:
- Dokter Spesialis Urologi menyebut disfungsi ereksi adalah indikator awal masalah pembuluh darah yang bisa menandakan penyakit lebih berat.
- Gangguan ereksi sering muncul lebih dulu karena pembuluh darah di penis sangat kecil, sehingga lebih cepat tersumbat dibanding organ lain.
- Pria usia 30-40 tahun yang alami gangguan ereksi disarankan segera screening kesehatan untuk cegah risiko serangan jantung dan stroke.
TRIBUNNEWS.COM - Banyak pria menganggap gangguan ereksi hanya berkaitan dengan masalah seksual.
Padahal, kondisi tersebut bisa menjadi tanda bahwa tubuh sedang mengalami gangguan kesehatan yang lebih besar.
Dokter Spesialis Urologi Eka Hospital MT Haryono dr. Dyandra Parikesit, BMedSc., Sp.U, FICS, mengatakan disfungsi ereksi tidak seharusnya hanya dilihat dari sisi hubungan intim.
Menurutnya, gangguan ereksi dapat menjadi petunjuk awal adanya masalah pada pembuluh darah.
“Disfungsi ereksi itu sebenarnya marker, indikator terhadap sesuatu yang lebih berat,” ujar dr. Dyandra pada media briefing di Jakarta Selatan, Kamis (12/6/2026).
Ia menjelaskan, kemampuan ereksi sangat berkaitan dengan kondisi pembuluh darah. Sebab, proses ereksi membutuhkan aliran darah yang baik menuju penis.
Baca juga: Jill Biden Bongkar Momen Mencekam Debat 2024: Saya Pikir Joe Kena Stroke
“Di tubuh laki-laki, pembuluh darah yang paling kecil, paling kayak serabut itu ada di penis,” katanya.
Karena ukurannya yang kecil, pembuluh darah di penis bisa lebih cepat menunjukkan adanya gangguan.
Ibarat Pipa, yang Kecil Lebih Cepat Tersumbat
Lebih lanjut, dr. Dyandra memberikan gambaran sederhana untuk memahami hubungan ereksi dan pembuluh darah.
Menurutnya, gangguan pembuluh darah dapat dianalogikan seperti pipa air.
“Kalau kita punya pipa di rumah, ada pipa yang besar, ada pipa yang kecil. Kalau ada sumbatan, pipa yang kecil dulu yang tersumbat,” jelasnya.
Menurutnya, ukuran sumbatan yang sama bisa memberikan dampak berbeda tergantung ukuran pembuluh.
“Walaupun ukuran sumbatannya sama, tapi pipa yang besar masih bisa lewat. Tapi begitu pipanya kecil, tersumbat,” ujarnya.
Hal tersebut yang membuat gangguan ereksi dapat muncul lebih awal ketika pembuluh darah mulai bermasalah. Salah satu penyebabnya adalah faktor risiko seperti diabetes, tekanan darah tinggi, dan kolesterol.