Pria 30-40 Tahun Waspada! Gangguan Ereksi Tanda Awal Penyakit Pembuluh Darah, Berisiko Stroke
Banyak pria menganggap gangguan ereksi hanya berkaitan dengan masalah seksual. Padahal, bisa jadi tubuh mengalami gangguan kesehatan lebih serius.
Penulis:
Aisyah Nursyamsi
Editor:
Willem Jonata
“Disfungsi ereksi salah satu penyebabnya adalah pembuluh darahnya yang tidak baik,” kata dr. Dyandra.
Bisa Muncul Sebelum Masalah Jantung Terlihat
Menurut dr. Dyandra, pria yang mengalami disfungsi ereksi di usia relatif muda perlu lebih waspada.
Terutama jika kondisi tersebut muncul pada usia 30 hingga 40 tahun.
“Ada penelitian bahwa kalau orang yang punya disfungsi ereksi muda, jadi usia 30-40 tahun, biasanya berkaitan dengan insidensi serangan jantung atau stroke,” ungkapnya.
Hal ini terjadi karena gangguan pembuluh darah kecil dapat menjadi tanda awal bahwa sistem pembuluh darah tubuh tidak optimal.
Karena itu, pria sebaiknya tidak langsung menganggap gangguan ereksi hanya sebagai masalah usia.
“Banyak yang mikir, yaudah lah saya sudah tua, saya sudah nggak pikir soal itu lagi,” katanya.
Padahal, menurutnya, kondisi tersebut perlu dilihat lebih luas.
“Tapi melihatnya itu bukan hanya masalah seksual saja, tapi ini adalah suatu warning bahwa tubuhnya nggak optimal, nggak sehat,” jelas dr. Dyandra.
Usia 40 Tahun Mulai Perhatikan Faktor Risiko
Memasuki usia 40 tahun, pria mulai masuk kelompok yang perlu memperhatikan risiko penyakit kronis.
dr. Dyandra mengatakan pada usia ini berbagai faktor risiko bisa mulai muncul.
“Usia 40 ini biasanya mereka sudah mulai ada penyakit kronisnya, misalkan diabetes, darah tinggi, kolesterol, dan lain-lain,” ujarnya.
Karena itu, pemeriksaan tidak hanya dilakukan ketika muncul keluhan.
Screening diperlukan untuk mengetahui apakah seseorang memiliki faktor risiko yang dapat dicegah sejak awal.
“Dengan faktor risiko, kalau kita ketahui faktor risiko di umur 40 tahun dibanding di umur 50-60 tahun, itu beda prognosisnya,” kata dr. Dyandra.