Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Kesehatan
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup G - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 02:00 WIB
Belgium
Belgia
1 - 1
Egypt
Mesir
Grup H - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 05:00 WIB
Saudi Arabia
Arab Saudi
1 - 1
Uruguay
Uruguay
Grup G - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 08:00 WIB
Iran
Iran
2 - 2
New Zealand
Selandia Baru
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Migrain Bukan Sekadar Pusing, Dokter Ungkap Pemicu hingga Cara Menanganinya

Migrain dianggap sebagai pusing biasa. Kondisi kepala yang biasanya terasa berdenyut dan sering muncul di satu sisi kepala adalah gambaran migrain

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Migrain Bukan Sekadar Pusing, Dokter Ungkap Pemicu hingga Cara Menanganinya
Tribunnews.com/instagram
MIGRAIN - Dokter Ivana Lola memberikan penyuluhan dan edukasi soal sakit migrain dan bedanya dengan pusing-pusing lain 
Memuat video…

Soal kebiasaan memijat kepala saat migrain kambuh, dr. Ivana menyebut cara tersebut dapat membantu mengurangi ketegangan otot pada sebagian orang, tetapi bukan terapi utama.

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk segera mencari pertolongan medis jika migrain semakin sering muncul, nyeri tidak membaik dengan pengobatan biasa.

Atau disertai gejala berbahaya seperti gangguan penglihatan berkepanjangan, bicara pelo, kelemahan anggota tubuh, wajah mencong, demam tinggi, kaku kuduk, hingga sakit kepala mendadak yang terasa paling hebat sepanjang hidup.

"Pesan pentingnya, migrain bukan sekadar sakit kepala biasa," ucapnya.

"Dengan mengenali pemicu, menjaga pola hidup sehat, dan mendapatkan penanganan yang tepat, frekuensi serta keparahan migrain dapat dikendalikan sehingga kualitas hidup penderita tetap terjaga," terang dr. Ivana.

Komisaris Utama Holywings Group sekaligus Ketua Program Holywings Peduli, Andrew Susanto, mengatakan edukasi kesehatan menjadi salah satu fokus program sosial yang dijalankan pihaknya.

"Migrain seringkali dianggap sepele, padahal kondisi ini dapat mengganggu produktivitas dan aktivitas sehari-hari," kata Andrew.

Rekomendasi Untuk Anda

"Melalui kegiatan ini kami ingin memberikan pemahaman yang benar kepada masyarakat sekaligus mendorong deteksi dini berbagai faktor risiko kesehatan melalui pemeriksaan gratis," jelasnya.

 

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Halaman 3/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas