Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Kesehatan
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup K - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 00:00 WIB
Portugal
Portugal
Live
DR Congo
RD Kongo
Grup L - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 03:00 WIB
England
Inggris
VS
Croatia
Kroasia
Grup L - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00 WIB
Ghana
Ghana
VS
Panama
Panama
Grup K - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 09:00 WIB
Uzbekistan
Uzbekistan
VS
Colombia
Kolombia
Grup A - Matchday 2
Kamis, 18 Juni 2026 | 23:00 WIB
Czechia
Ceko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

7 Alternatif Sarapan Pengganti Telur yang Tinggi Protein dan Menyehatkan

Telur memang kaya protein, tetapi bukan satu-satunya pilihan sarapan bergizi. Terdapat berbagai alternatif sehat lainnya.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Tiara Shelavie
zoom-in 7 Alternatif Sarapan Pengganti Telur yang Tinggi Protein dan Menyehatkan
Pexels
SARAPAN SEHAT - Ilustrasi sarapan dengan telur. Telur memang kaya protein, tetapi bukan satu-satunya pilihan sarapan bergizi. 
Memuat video…

Ringkasan Berita:
  • Telur memang kaya protein
  • Tetapi telur bukan satu-satunya pilihan sarapan bergizi
  • Greek yogurt, oatmeal, tahu, cottage cheese, lentil, smoothie, dan chia pudding juga menawarkan nutrisi penting yang membantu menjaga energi dan rasa kenyang lebih lama.

TRIBUNNEWS.COM - Telur merupakan menu sarapan andalan bagi banyak orang.

Dua butir telur ukuran besar mengandung sekitar 12,6 gram protein, serta menyediakan lemak sehat, vitamin, dan mineral penting.

Namun, mengonsumsi telur setiap pagi bisa terasa membosankan.

Untungnya, ada banyak alternatif bergizi dan mengenyangkan yang dapat memberikan nutrisi penting untuk memulai hari dengan sehat dan seimbang, mengutip Health.

1. Greek Yogurt

Greek yogurt merupakan pengganti telur yang sangat baik karena kaya akan protein. Kandungan proteinnya hampir dua kali lebih tinggi dibandingkan yogurt biasa, sehingga cocok bagi mereka yang menginginkan sarapan tinggi protein.

Manfaat utama:

  • Mengandung sekitar 17 gram protein per porsi tiga perempat cangkir.
  • Kaya akan kalsium, vitamin B12, dan selenium.
  • Produk yang mengandung kultur hidup (live and active cultures) juga menjadi sumber probiotik yang baik untuk kesehatan pencernaan.
Rekomendasi Untuk Anda

Cara menikmatinya:

Tambahkan buah segar dan biji-bijian, atau campurkan ke dalam smoothie maupun smoothie bowl.

Baca juga: Ahli Gizi Rekomendasikan Sarapan Kaya Protein agar Cepat Kenyang dan Langsing

2. Oatmeal

Meski oat tidak terlalu tinggi protein jika dikonsumsi sendiri, makanan ini bisa menjadi sarapan yang mengenyangkan bila dipadukan dengan bahan tinggi protein seperti kolagen, selai kacang, Greek yogurt, atau bubuk protein.

Manfaat utama:

  • Mengandung serat larut beta-glukan yang baik untuk kesehatan jantung.
  • Membantu mengatur kadar lemak darah dan gula darah.
  • Menyediakan mineral penting seperti seng dan zat besi.

Cara menikmatinya:

Dapat diolah menjadi overnight oats atau baked oats yang praktis untuk persiapan makan.

3. Tahu (Tofu)

Tahu sering digunakan sebagai pengganti telur dalam menu berbasis nabati seperti orak-arik dan omelet vegan. Seperti telur, tahu juga tinggi protein dan cocok dipadukan dengan sayuran maupun keju.

Manfaat utama:

  • Mengandung hampir 22 gram protein per setengah cangkir.
  • Rendah karbohidrat.
  • Sumber kalsium, selenium, seng, dan zat besi yang baik.

Cara menikmatinya:

Sesuai Minatmu
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas