Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Kesehatan
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup K - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 00:00 WIB
Portugal
Portugal
1 - 1
DR Congo
RD Kongo
Grup L - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 03:00 WIB
England
Inggris
4 - 2
Croatia
Kroasia
Grup L - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00 WIB
Ghana
Ghana
VS
Panama
Panama
Grup K - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 09:00 WIB
Uzbekistan
Uzbekistan
VS
Colombia
Kolombia
Grup A - Matchday 2
Kamis, 18 Juni 2026 | 23:00 WIB
Czechia
Ceko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Bekas Garis Kaus Kaki Umumnya Normal, Tapi Waspadai Gejala Ini

Bekas kaus kaki pada pergelangan kaki umumnya disebabkan oleh duduk atau berdiri terlalu lama, dehidrasi, atau kaus kaki yang terlalu ketat.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Tiara Shelavie
zoom-in Bekas Garis Kaus Kaki Umumnya Normal, Tapi Waspadai Gejala Ini
Pexels
KESEHATAN - Foto ilustrasi kaus kaki. Bekas kaus kaki pada pergelangan kaki umumnya disebabkan oleh duduk atau berdiri terlalu lama, dehidrasi, atau kaus kaki yang terlalu ketat. 
Memuat video…

"Meski sirkulasi darah saya normal, kaki dan pergelangan kaki terasa jauh lebih ringan dan tidak cepat lelah saat menggunakan kaus kaki kompresi," ujarnya.

Menurut Vasagar, kaus kaki kompresi juga cocok bagi pekerja kantoran yang duduk sepanjang hari.

Sama seperti saat melakukan perjalanan jauh dengan pesawat, orang yang duduk lama dianjurkan memakai kaus kaki kompresi dan berjalan setiap dua jam sekali untuk membantu melancarkan sirkulasi darah.

Cara Mengurangi Bekas Kaus Kaki

Jika bekas kaus kaki bukan disebabkan oleh masalah kesehatan, ada beberapa cara untuk mengurangi munculnya lekukan tersebut:

  • Mengangkat kaki lebih tinggi saat beristirahat.
  • Menggunakan kaus kaki kompresi.
  • Rutin berolahraga.
  • Menjaga pola makan sehat.
  • Mengurangi konsumsi garam berlebihan.
  • Memastikan tubuh tetap terhidrasi dengan baik.

Namun jika bekas tersebut tidak hilang setelah kaus kaki dilepas atau terus memburuk, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter.

"Bukan berarti langsung mengarah pada gagal jantung atau penyakit serius lainnya, tetapi penting untuk memastikan tidak ada kondisi kesehatan yang mendasarinya," kata Vasagar.

(*)

Rekomendasi Untuk Anda
Sesuai Minatmu
Halaman 3/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas