Bekas Garis Kaus Kaki Umumnya Normal, Tapi Waspadai Gejala Ini
Bekas kaus kaki pada pergelangan kaki umumnya disebabkan oleh duduk atau berdiri terlalu lama, dehidrasi, atau kaus kaki yang terlalu ketat.
Editor:
Tiara Shelavie
"Meski sirkulasi darah saya normal, kaki dan pergelangan kaki terasa jauh lebih ringan dan tidak cepat lelah saat menggunakan kaus kaki kompresi," ujarnya.
Menurut Vasagar, kaus kaki kompresi juga cocok bagi pekerja kantoran yang duduk sepanjang hari.
Sama seperti saat melakukan perjalanan jauh dengan pesawat, orang yang duduk lama dianjurkan memakai kaus kaki kompresi dan berjalan setiap dua jam sekali untuk membantu melancarkan sirkulasi darah.
Cara Mengurangi Bekas Kaus Kaki
Jika bekas kaus kaki bukan disebabkan oleh masalah kesehatan, ada beberapa cara untuk mengurangi munculnya lekukan tersebut:
- Mengangkat kaki lebih tinggi saat beristirahat.
- Menggunakan kaus kaki kompresi.
- Rutin berolahraga.
- Menjaga pola makan sehat.
- Mengurangi konsumsi garam berlebihan.
- Memastikan tubuh tetap terhidrasi dengan baik.
Namun jika bekas tersebut tidak hilang setelah kaus kaki dilepas atau terus memburuk, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter.
"Bukan berarti langsung mengarah pada gagal jantung atau penyakit serius lainnya, tetapi penting untuk memastikan tidak ada kondisi kesehatan yang mendasarinya," kata Vasagar.
(*)