Tribun

Dana Desa Bantu Kembangkan Potensi Desa Wisata Desa Cupunagara

Dana Desa adalah salah satu upaya Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi untuk mengentaskan kemiskinan.

Editor: Content Writer
zoom-in Dana Desa Bantu Kembangkan Potensi Desa Wisata Desa Cupunagara
dok. Kemendes PDTT
Desa Cupunagara. 

Dana Desa adalah salah satu upaya Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi untuk mengentaskan kemiskinan dan pemerataan ekonomi di seluruh pelosok tanah air.

Sebanyak 74.957 desa yang ada di tanah air menerima aliran dana dari program ini, salah satunya adalah Desa Cupunagara di Kecamatan Cisalah, Kabupaten Subang, Jawa Barat yang tahun ini menerima dana desa sebesar Rp. 1,13 Miliar.

Desa Cupunagara memanfaatkan aliran dana desa ini dalam beberapa sektor yang tentunya dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakatnya.

“Kami warga Desa Cupunagara seringkali dipanggil Órang Kutub karena desa kami yang jauh dan kondisi jalan yang rusak. Karena itu saya berharap pemerintah terus berupaya memperbaiki jalan desa kami," jelas Jajang Saripudin, salah seorang masyarakat Desa Cupunaga yang juga merupakan petani kopi.

Lokasi Desa Cupunagara terletang paling ujung di Kabupaten Subang, serta kondisi jalan desa yang rusak dan belum teraspal, membuat Desa Cupunagara terisolir dari desa lainnya.

Meski terisolir, tapi desa ini memiliki potensi menjadi desa wisata karena panorama alam yang indah.

Terletak di atas ketinggian 1200 mdpl, Desa Cupunagara memiliki memiliki pemandangan alam yang indah berupa perbukitan, lereng dan sawah. Kepala Desa Cupunagara, Wahidin Hidayat menyatakan, saat ini pihaknya terus berupaya mengembangkan desa wisata Puncak Eurad yang berada di ketinggian 1500 mdpl.

Di Puncak Eurad ini, wisatawan dapat melihat panorama alam yang indah terutama di saat matahari terbit dan tenggelam di ufuk barat.

Desa Cupunagara menyimpan segudang potensi desa yang masih harus dioptimalkan. Terletak di ujung Kabupaten Subang, tidak menyurutkan semangat warga desa untuk terus belajar meningkatkan kompetensinya.

Selain Puncak Eurad, desa ini juga memiliki air terjun (curug) yang tersebar di sekitar desa, kopi arabika khas Desa Cupunagara, serta mata air Situ Cipabeasan.

Dari sisi budaya, Desa Cupunagara memiliki kekayaan budaya berupa seni tari gemyung jaipong. Tarian ini biasanya ditampilkan setahun sekali di saat warga desa melakukan ruwatan desa agar desa terhindar dari segala marabahaya dan diberkahi dengan hal-hal yang baik. 

Potensi Desa Cupunagara ini bisa terus dikembangkan bila partisipasi aktif dari warga desa. Berbagai program digulirkan langsung ke desa oleh pemerintah pusat, agar warga desa teredukasi dan meningkat kompetensinya serta memiliki kemauan untuk terus berkembang. Dengan begitu, desa akan menjadi mandiri, kualitas dan kesejahteraan hidup warga desa pun meningkat.

Tentunya agar potensi Desa Cupunagara ini bisa dikembangkan, ada beberapa pekerjaan rumah yang harus diselesaikan dahulu, diantaranya adalah jalan desa yang masih berbatu, licin dan rusak berat segera diperbaiki, sarana dan prasarana desa wisata Puncak Eurad dibenahi dan diperbaiki. (*)

© 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas