Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Konsep Muslim Friendly Danau Toba Tarik Perhatian Peserta Workshop Belanja-Kuliner

Workshop pengembangan wisata belanja dan kuliner Danau Toba yang dilakukan Kementerian Pariwisata mendapat respons luar biasa. Apalagi, saat diskusi m

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Content Writer
zoom-in Konsep Muslim Friendly Danau Toba Tarik Perhatian Peserta Workshop Belanja-Kuliner
Kementerian Pariwisata
Workshop Wisata Kuliner dan Belanja dalam rangka Pemberian Dukungan Prioritas Nasional: Perintisan Destinasi Pariwisata Prioritas Pengembangan Destinasi Pariwisata Nasional Toba di Hotel Esther, Siborong-Borong, Tapanuli Utara, Sumatera Utara, Kamis (11/7). 

“Kalau Danau Toba ingin menjadi destinasi kelas dunia, dia harus terbuka buat wisatawan mancanegara darimana saja. Oleh karena itu, fasilitas yang dimiliki harus lengkap dan merangkul semua. Itu jadi salah satu syarat untuk membuat betah wisatawan,” paparnya.

Kasubid Destinasi Area 1B Kemenpar Andhy Marpaung mengutarakan hal yang sama. Menurutnya, Danau Toba harus membuka diri buat semua golongan wisatawan.

“Wisatawan yang datang bisa dari mana saja. Dengan golongan berbeda, agama yang berbeda. Yang artinya Danau Toba sebagai destinasi harus siap menyambut semua wisatawan. Karena kebutuhan tiap wisatawan berbeda-beda,” katanya.

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan Kementerian Pariwisata tidak pernah bosan memperkenalkan Danau Toba ke banyak negara.

“Dalam berbagai kesempatan, Kemenpar selalu mempromosikan Danau Toba ke mancanegara. Kenapa? Karena Danau Toba Destinasi Super Prioritas. Destinasi top di Indonesia. Oleh karena itu kita terus menggali. Kita ingin melengkapi Danau Toba agar benar-benar kaya dan menjadi destinasi kelas dunia,” paparnya.

Rekomendasi Untuk Anda
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas