Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Kemnaker Umumkan 2.000 Peserta Lolos Program Pemagangan Nasional Batch 1 Gelombang 2

Kemnaker mengumumkan sekitar 2.000 peserta berhasil lolos seleksi Program Pemagangan Nasional Batch 1 Gelombang 2 Tahun 2025.

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Content Writer
zoom-in Kemnaker Umumkan 2.000 Peserta Lolos Program Pemagangan Nasional Batch 1 Gelombang 2
dok. Kemnaker
PROGRAM MAGANG NASIONAL - Kemnaker menetapkan sekitar 2.000 peserta lolos seleksi Program Pemagangan Nasional Batch 1 Gelombang 2 Tahun 2025. Penetapan dilakukan setelah calon peserta dinyatakan memenuhi persyaratan melalui verifikasi data oleh tim Kemnaker. 

TRIBUNNEWS.COM - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengumumkan bahwa sekitar 2.000 peserta berhasil lolos seleksi Program Pemagangan Nasional Batch 1 Gelombang 2 Tahun 2025. Penetapan ini dilakukan setelah calon peserta dinyatakan memenuhi seluruh persyaratan melalui proses verifikasi data oleh tim Kemnaker.

“Pada Senin, 20 Oktober 2025, kami telah menetapkan 15 ribu peserta dari total kuota 20 ribu orang. Dengan tambahan 2 ribu peserta ini, total peserta Batch I mencapai 17 ribu orang,” ujar Sekretaris Jenderal Kemnaker, Cris Kuntadi, pada Rabu (22/10/2025).

Peserta yang dinyatakan lolos diwajibkan untuk melakukan pendaftaran ulang melalui dua langkah. Pertama, melengkapi data rekening bank sesuai petunjuk yang dikirimkan melalui email. Rekening yang digunakan harus salah satu dari bank yang telah bekerja sama dengan program ini, yaitu BNI, BRI, Mandiri, BTN, atau BSI.

Baca juga: Gagal di Seleksi Magang Kemnaker 2025? Ini 2 Penyebab Peserta Tak Lolos

Kedua, menandatangani perjanjian pemagangan dengan perusahaan penyelenggara pemagangan yang kemudian di upload di laman maganghub.kemnaker.go.id.

Lebih lanjut, Sekjen Cris mengatakan bahwa peserta akan menjalani magang selama enam bulan, menerima uang saku setara Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK), serta mendapatkan perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan berupa JKK dan JKM. Peserta juga dibimbing mentor perusahaan dan akan memperoleh sertifikat setelah menyelesaikan program.

“Program ini menjadi yang pertama kali dijalankan di bawah kepemimpinan Bapak Presiden Prabowo Subianto,” tambah Sekjen Cris.

Ia menambahkan bahwa pemerintah menargetkan 100 ribu peserta yang akan difasilitasi hingga akhir 2025. Bagi peserta yang belum berhasil di Batch I, masih ada kesempatan di Batch berikutnya, yang akan dibuka pada 17 November 2025 dengan kuota 80 ribu peserta baru. (*)

Baca juga: Program Magang Nasional Batch I Resmi Ditutup, Kemnaker Apresiasi Dukungan Perusahaan dan Peserta

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas