Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Gus Ipul ke Pilar dan Operator Data Nganjuk, Tekankan Bela Masyarakat Paling Bawah

Di Nganjuk, Gus Ipul minta operator dan pilar sosial utamakan warga paling bawah.

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Content Writer
zoom-in Gus Ipul ke Pilar dan Operator Data Nganjuk, Tekankan Bela Masyarakat Paling Bawah
Dok. Kemensos
BERI SANTUNAN ANAK - Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf (Gus Ipul) saat menyerahkan santunan kepada anak yatim dalam kegiatan bersama pilar sosial, di Pendopo KRT. Sosrokoesoemo Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (28/2/2026). 

TRIBUNNEWS.COM - Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menegaskan kebijakan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto adalah membela masyarakat paling bawah. 

Mereka yang tersisih, belum menikmati hasil pembangunan, dan kerap disebut sebagai the invisible people.

Di hadapan pendamping, pilar sosial, kepala desa, operator data desa, pekerja sosial, serta relawan sosial di Kabupaten Nganjuk, Gus Ipul mengingatkan pentingnya bekerja, bergerak, dan berdampak nyata bagi kelompok yang paling bawah.

"Asal tahu dan sadari betul pendamping-pendamping PKH salah satunya, disamping TKSK dan pilar sosial lain. Itu adalah tangan negara untuk membantu dan membela mereka yang belum terbawa dalam proses pembangunan. Ini policy Bapak Presiden, yang atas dijaga, yang tengah difasilitasi, yang bawah dibela," kata Gus Ipul.

Sebanyak 820 peserta hadir pada acara bertajuk Kolaborasi Program Prioritas Presiden dalam rangka Membangun Sumber Daya Manusia Menuju Kemandirian Ekonomi, di Pendopo KRT. Sosrokoesoemo Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (28/2/2026).

Baca juga: Operasi Katarak Gratis di Alor, 248 Warga Ikut Skrining dan Layanan Kemensos

Gus Ipul hadir di lokasi pada pukul 11.50 WIB dan mengawali kegiatan dengan menyerahkan santunan kepada 10 anak yatim. Kegiatan ini juga disemarakan oleh penampilan paduan suara dari pilar-pilar sosial. Puasa Ramadan, tampak tidak menyurutkan semangat para penampil.

Dalam arahannya, Gus Ipul menjelaskan peran penting pilar-pilar sosial dan operator data desa dalam proses pembaharuan data untuk memastikan bantuan sosial tepat sasaran kepada yang berhak.

Rekomendasi Untuk Anda

"Ini tolong diingat-ingat. Halo, semua operator, bela yang paling bawah. Bukan membela yang di tengah tapi dibela yang paling bawah. Paling bawah ini harus dibela. Operator, input itu input yang paling bawah dulu," ujarnya.

Berdasarkan Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2025, Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) menjadi rujukan utama penyaluran bantuan sosial dan program pemerintah pusat maupun daerah.

Dengan demikian, pemutakhiran data harus dilakukan secara berkelanjutan karena data bersifat dinamis dan berubah setiap saat. 

Baca juga: Kemensos Salurkan Jadup bagi Ribuan Korban Bencana di Bener Meriah

"Karena setiap hari ada yang meninggal, setiap hari ada yang lahir, setiap hari ada yang pindah tempat, setiap hari ada yang menikah, setiap hari ada yang naik kelas, setiap hari ada yang turun kelas," imbuhnya.

Menurutnya dengan data yang dinamis, maka diperlukan kolaborasi dan keterlibatan semua pihak, baik pemerintah pusat, pemerintah daerah, termasuk pilar-pilar sosial dalam proses pemutakhiran data.

"Makanya itu Bapak-Ibu sekalian, data yang dinamis seperti ini, kita tidak ada pilihan lain, kecuali bagaimana secara bersama-sama kolaborasi untuk melakukan pemutakhiran atau updating," kata Gus Ipul.

Lebih lanjut, Gus Ipul menjelaskan DTSEN dikelola oleh Badan Pusat Statistik (BPS), sedangkan Kemensos dan pemerintah daerah membantu melakukan pemutakhiran. 

"Untuk itu saya sekarang ini datang ke sini untuk mengajak, gandeng tangan kolaborasi, untuk melakukan pemutakhiran data," ujarnya.

Baca juga: Program Khitan Gratis Kemensos Bantu Anak Keluarga Rentan di Cikarang

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas